Inilah Jawara Pilkada Serentak se-Sumsel

0
775

 

 

 

RADAR PALEMBANG,Pilkada serentak se-Sumsel tahun 2018 usai sudah digelar. Dari hitungan cepat sejumlah lembaga quick count, menghasilkan sejumlah nama yang menjadi jawaranya. Hanya saja yang patut jadi perhatian, ini baru hasil perhitungan sementara dan pemenang resminya masih menunggu hasil penghitungan dan pengumuman resmi KPU (komisi pemilihan umum).

          Untuk Kota Palembang, hasil hitungan cepat yang dilakukan Lembaga Kajian Publik Indonesia  (LKPI), untuk Pilkada Kota Palembang,  pasangan nomor 1, Harno-Fitri unggul telak. Asisten direktur LKPI, Maria Rahmatika, mengatakan dalam quick count ini LKPI menerjunkan sebanyak 200 relawan yang tersebar di 200 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 17 Kecamatan.

“Margir eror -+ 1 persen, setaip TPS mewakili setiap Kecamatan, para relawan yang telah mendapatkan dapat hasil penghitungan mengirim lewat sms kepada tim yang melakukan pendataan,”jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 18:00 Wib masih dilakukan pengitungan oleh tim LKPI di hotel Duta Palembang. Data yang sudah masuk sekitar 77 persen, pasangan calon wlaikota-wakil walikota Palembang Harnojoyo-Fitrianti Agustinda unggul 44,93 persen ditempel pasangan Sarimuda-Rozak 38,84 persen, disusul pasangan Mularis-Syaidina Ali 11,73 persen dan terakhir pasangan nomor urut 3 Akbar-Alfaro 4,50 persen.

Dalam pilkada Pagaralam, ada informasi mengejutkan yang diterima media ini. Dari data sementara yang koran ini, ternyata pasangan Alpian Maskoni-Muhammad Fadli sementara unggul 27, 2 persen, mengalahkan para pesaingnya Hermanto-Musabaqoh 2, 48 persen, Hj Ida Fitriati Basjuni-Armansyah 21,62, Novirzah Djazuli-Suharindi 21, 57, Ludi Oliansyah-A.Fachri 14, 01, dan Gunawan-Febriantol 13, 11.

Sedangkan dalam proses pemilihan Walikota Lubuklinggau sudah bisa diprediksi. Berdasarkan hasil hitung cepat yang dikeluarkan exit poll, tercatat surat suara masuk sebanyak 53.46%. Dari hasil hitungan cepat itu tercatat Toyeb Rakembang dan Sopyan 7,01% (4119) suara, SN Prana Putra Sohe dan Sulaiman Kohar 56,04 % (33.150) suara, dan Rustam Effendi dan Riezki Aprilia 36,59 % (21.506) suara.

          Dalam pilkada Empat Lawang, meski data masih belum maksimal namun untuk sementara pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Empatlawang pangan H Joncik Muhamad- Yulius Maulana raih 57, 83 persen, mengalahkan H Davit Hardiyanto-H Eduar Kohar 37,96 persen, dan pasangan Yulizar hanya 4, 21 persen.

Selain yang sudah bisa diprediksi, ada kejutan yang diperoleh. Misalanya saja, dari rilis yang dikeluarkan LKPI, dalam pilkada Muara Enim, pasangan Ahmad Yani-Juarsah 30,83 persen diluar dugaan unggul. Pasangan ini mengalahkan Syamsul Bahri-Hanan Zularnain 23, 96 persen, Nurul Aman-m THamrin 22, 31 persen, dan Shinta Paramita Sari – Suryadi 22, 90 persen.

Hasil pilkada sesuai prediksi, juga terjadi di Kabupaten OKI. Pasangan Calon (Paslon) Bupati OKI H Iskandar SE – HM Dja’far Shodiq (ISO) menang telak di TPS tempat keduanya mencoblos. Kemenangan telak ini menjadi bukti bahwa kedua putra daerah ini masih dipercaya oleh masyarakat untuk kembali memimpin Kabupaten OKI periode 2019-2024.

H Iskandar SE yang pada pemilihan kemarin menyalurkan hak suaranya di TPS 6 Desa Jejawi, hasil perhitungan akhir di TPS ini paslon nomor urut 1 H Iskandar SE – HM Dja’far Shodiq mendapatkan sebanyak 194 suara atau 88,9 %, paslon nomor urut 2 Abdiyanto – Made Indrawan (ADE)  sebanyak 15 suara atau 6,9 % dan nomor urut 3 Azhari – Qomarus Zaman (AQOR) sebanyak 7 suara atau 3,2 %.

Hasil mencolokpun terjadi di TPS 01 Blok A Desa Makarti Mulya Kecamatan Mesuji Induk. Paslon nomor 1 unggul jauh dengan perolehan suara 409 atau 94 %, paslon nomor 2 ADE sebanyak 15 suara atau 3,4 % dan 7 suara atau 1,6 % diperoleh paslon nomor urut 3 Azhari – Qomarus Zaman.

Kemenangan telak diatas 88 % inipun diperkuat dengan hasil Quick Real Count di TPS yang tersebar di 18 kecamatan dalam wilayah OKI.  Dari total suara masuk sebesar 75 %, paslon ISO memperoleh suara sebesar 48 %, paslon ADE sebesar 31,93 % dan paslon AQOR sebesar 19,49 %.

Kendati terjadi persaingan ketat, namun untuk pilkada Kabupaten Banyuasin, pasangan menjadi Askolani – Slamet dengan raihan suara 32.94 persen. Dia mengalahkan para pesaingnya Agus Yudiantoro-Hazbi 10.78 persen, Arkoni – Hazwar Hamid 28.41 persen, Buya Husni Tamrin – Supartijo 18.81 persen, dan Syaiful Bakhri – Agus Salam 9.07 persen. Sementara itu diketahui, suara masuk baru 7.73 persen dari seluruh mata pilih sebanyak 572.784 suara.

Yang agak membuat kejutan juga terjadi di Lahat. Dari hasil sementara quick count di Pilbup Lahat, Sumatera Selatan, versi LSI Denny JA menempatkan pasangan Cik Ujang-Haryanto sebagai pemenang. Berikut data quick count Pilbup Lahat versi LSI Denny JA hingga kemarin ini dengan 25,65% data yang sudah masuk.

Hasilnya, Nopran Marjani-Herliansyah 20,34%, Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah 4,35%, Cik Ujang-Haryanto: 45,15%. Bursah Zarnubi-Parhan Berza 22,08%, dan Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah: 8,07%.

Di Kota Prabumulih merupakan satu-satunya yang calon yang melawan kotak kosong. Hasilnya cukup mencengangkan , incumbent H Ridho Yahya dan Fikri mampu meraih kemenangan hingga diatas 70 persen. (zar/eml/berbagau sumber)

 

Pemenang Pilkada Serentak Versi Cuick Count :

 

Nama Daerah Pemilihan                   Pasangan Pemenang

 

 

  1. Kota Palembang             :               Harnojoyo-Fitrianti Agustinda

 

  1. Kota Pagaralam             :                 Alpian Maskoni-Muhammad Fadli

 

  1. Kabupaten Empat Lawang :         H Joncik Muhamad- Yulius Maulana

 

  1. Kota Lubuklinggau                   :   SN Prana Putra Sohe dan Sulaiman Kohar
  2. Muara Enim                       :     Ahmad Yani-Juarsah

 

  1. Kabupaten MUaera Enim   :     Iskandar SE – HM Dja’far Shodiq (ISO)

 

  1. Kabupaten Banyuasin         :       Askolani – Slamet

 

  1. Kota Prabumulih                 :     Ridho Yahya- Fikri

LEAVE A REPLY