HT Dorong Pemprov Sumsel Buka Pasar Kopi

0
159
HT saat melakukan kunjungan kerja dengan mengunjungi rumah Kopi Sumsel binaan BI di Benteng Kuto Besak (BKB)

RADAR PALEMBANG – Anggota DPR RI Hafisz Tohir mendorong pemerintah provinsi Sumsel untuk membuka pasar kopi di Palembang, sehingga dengan adanya pasar kopi ini kopi asal Sumsel dapat diekspor secara mandiri tidak lagi melalui provinsi Lampung.

“Kita bukan tidak suka Lampung hebat dengan menjual kopi asal Sumsel namun alangkah baiknya kita ekspor secara sendiri,”kata anggota Komisi XI ini saat melakukan kunjungan kerja dengan mengunjungi rumah Kopi Sumsel binaan BI di Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (17/11) malam.

Tentu, dilanjutkan Hafisz untuk membuka pasar kopi dengan membuka pelabuhan TAA sehingga Sumsel dapat mengekspor atau menjual kopi kita secara mandiri.”Dengan pasar kopi ini begitu banyak manfaatnya bukan hanya nilai kopi kita akan semakin tinggi namun akan memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),”kata Hafisz.

Menurut Hafisz kopi asli daerah Sumsel seperti kopi Empat Lawang, Semendo dan lainnya tidak kalau enak dengan kopi merek ternama, jika ini dikelola dengan baik maka kopi lokal Sumsel dapat bersaing dengan kopi ternama.

Dijelaskan Hafisz, memasarkan kopi tidak begitu sulit karena sebagian besar anak muda dan orang tua sangat mau minum Kopi karena rasanya yang enak harga nya terjangkau bagi semua kalangan.

“Jika kita mampu sumberdaya kita dikelola dengan baik maka akan dapat mendompang ekonomi kita secara mandiri, untuk itu kita terus mendorong,”ujarnya.

Sementara itu, Hari Widodo resmi menjabat Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkenalkan kopi asal 5 kabupaten yaitu kabupaten OKU Selatan, Lahat, Pagaralam, Muara Enim dan Empat Lawang.

“Sehingga dengan memperkenalkan baik itu di lokal maupun secara global semakin banyak para pecinta kopi yang tau dengan kopi asal Sumsel yang tidak kalah enak dengan kopi Starbucks lainnya,”ujar Hari.(zar)

LEAVE A REPLY