Honda Gelar Safety Riding

0
707

 

RADAR PALEMBANG – Tingginya angka kecelakaan khususnya sepeda motor membuat Honda peduli untuk menggelar Safety Riding Day. Acara ini digelar untuk memperingati Hari Kecelakaan Dunia yang jatuh pada 20 November lalu.

Minggu, 29 November 2015 bertempat di Kambang Iwak, Honda melalui main dealer Astra Motor Sumsel membuka acara dengan senam sehat dan Flava Dance. Region Head Astra Motor Sumsel Yohanes Pratama memberikan opening speech-nya, beliau mengatakan, sebagai market leader Honda akan terus peduli akan keselamatan berkendara.

Di acara ini Astra Motor Sumsel juga memberikan CSR Safety Riding berupa E-Mading kepada sekolah terpilih, kemudian diberikan juga rompi tukang parkir serta Safety Gear (jaket, helm, sarung tangan) kepada perwakilan komunitas, kepolisian, dishub, pelajar, dan jurnalis. Hal ini menegaskan bahwa Honda memang pelopor keselamatan berkendara. Selain kegiatan atas Honda juga membuat Taman Lalu Lintas dan Lomba Mewarnai untuk TK guna menanamkan safety riding dari usia dini. “ Tidak hanya safety riding , kita turut mengusung aktivitas yang melibatkan anak-anak hingga remaja serta komunitas, seperti lomba mewarnai dan menggambar, panggung boneka dan dongeng mengenai keselamatan berkendara, taman lalu lintas, serta kompetisi keterampilan keselamatan berkendara,” katanya, Minggu (29/11).

AHS ingin kesadaran dan komitmen terhadap keselamatan berkendara tertanam di semua kalangan. Karena itu, digelar beragam bentuk kampanye safety riding agar setiap kalangan masyarakat dapat ikut terlibat menciptakan budaya berkendara yang aman dan nyaman, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.

Kepedulian AHS dalam keselamatan berkendara turut dituangkan dalam kegiatan pelatihan khusus instruktur keselamatan berkendara agar memiliki keterampilan yang bertaraf internasional. “ Kita juga telah mengelar Honda World Championship yang digelar pada Sabtu (28/11) lalu sebagai rangkaian dari Safety Riding pada Minggu (29/11). Dalam kegiatan Honda World Championship yang seperti acara Televisi Ninja Warrior yang persertanya harus melewati beberapa rintangan bisa mendapatkan hadiah yang kita siapkan,” tuturnya.

Berbagai macam rintangan di dalam kegiatan ini, tidak lain untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berkendara, sehingga mereka mampu mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kita harapakan dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini masyarakat akan sadar, dan menggunakan standar keselamatan dalam berkendara sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tutupnya. (iam)

 

 

LEAVE A REPLY