Holcim Ganti Nama Jadi Solusi Bangun Indonesia?

0
62
Workers load sacks of cement onto a truck for distribution at PT Holcim Indonesia's distribution center in Tanggerang, Indonesia, on Monday, Dec. 17, 2007. Holcim Ltd. said full-year net income fell 54 percent to 1.78 billion francs as construction markets contracted. Photographer: Kemal Jufri/Bloomberg News

 

RADAR PALEMBANG – Perubahan nama dari emiten berkode SMBC itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar perusahaan, Senin (11/2).

Selain mengubah nama perusahaan, anak usaha juga mulai hari berubah nama. Dua anak perusahaan yaitu PT Holcim Beton dan PT Lafarge Cement Indonesia, berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Beton dan PT Solusi Bangun Andalas.

Dalam RUPSLB itu juga melakukan pengesahan penunjukan Penunjukan Dewan Komisaris sebagai berikut Fadjar Judisiawan selaku Presiden Komisaris, Adi Munandir selaku Komisaris, Noriega Malave Francisco selaku Komisaris Independen.

Sementara untuk direksi menjadi sebagai berikut Aulia Mulki Oemar selaku Presiden Direktur, Agung Wiharto selaku Direktur, Lilik Unggul Raharjo selaku Direktur Independen.

Sebelumnya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menyelesaikan transaksi pembelian saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Total nilai transaksinya mencapai US$ 917 juta atau setara Rp 12,9 triliun.

Pada 12 November 2019 Semen Indonesia menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat (Conditional Sales & Purchase Agreement) untuk mengambil alih 6.179.612.820 lembar saham (atau setara 80,6% kepemilikan saham) PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), senilai US$ 917 juta.

Saham itu sebelumnya milik Holderfin B.V yang merupakan anak usaha dari Lafarge Holcim, sebuah perusahaan yang bermarkas di Swiss.

Transaksi akuisisi itu dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia. Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia, memiliki empat pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix.

Disampaikan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat (Conditional Sales & Purchase Agreement) untuk mengambil alih 6.179.612.820 lembar saham (atau setara 80,6% kepemilikan saham) PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), senilai US$ 917 juta pada tanggal 12 November pukul 19.00 WIB.

Transaksi akuisisi ini akan dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia. Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia, memiliki empat pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix. (das/ara/hns)

 

LEAVE A REPLY