Herman Deru Wayangan dengan Pujasuma

0
418

 

RADAR PALEMBANG – Usai melakukan Rapat Koordinasi Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit Bagi Provinsi Penghasil Kelapa Sawit di Provinsi Riau, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru langsung bertolak kembali ke Palembang guna menghadiri Pagelaran Seni Budaya Nusantara Wayang Kulit yang diprakarsai Pemprov Sumsel, Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera, Komunitas Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) di Pendopo Griya Agung Palembang, Sabtu (11/1) malam.
“Pagelaran ini mengingatkan saya 10 tahun jadi Bupati OKU Timur. Disetiap kesempatan saya selalu menghadirkan pagelaran semacam ini,” kata HD dalam sambutannya.
Pagelaran tersebut dilakukan, lanjut HD, sebagai upaya untuk tetap menjaga budaya nusantara. “Kalau tidak seperti ini saya takut budaya ini akan hilang. Selain itu, pagelaran ini sebagai ajang silahturahmi bagi kita,” ungkapnya.
Dia menceritakan, saat menjadi Bupati OKU timur, dirinya pun menerapkan kepada seluruh lapisan masyarakat wajib menggunakan bahasa jawa satu hari dalam satu bulan. “Bukan hanya bahasa jawa, tapi juga wajib bahasa Komering. Itu salah satu cara kita mempertahankan kearifan lokal dan itu harus terus kita lakukan ,” tuturnya.
Untuk diketahui, pagelaran seni budaya wayang kulit tersebut dimainkan oleh Ki Dalang Seno Nugroho dengan lakon “Semar Mbangun Khayangan”.
Ketua Pujasuma Sumsel Dr HMC Baryadi mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian pemerintah provinsi Sumatera Selatan kepada seni budaya masyarakat Jawa sehingga acara wayangan bisa digelar di Griya Agung. “Kita sekali lagi mengucapkan banyak terimakasih,”ucapnya.
Baryadi juga mengajak seluruh warga Pujasuma untuk terus bersinergi dengan pemerintah. “Ayo kita kerja dan bersinergi. Kita gerakkan ekonomi kerakyatan sehingga Sumsel menjadi lebih maju,” paparnya.(sep)

LEAVE A REPLY