HD : Investor Itu Diberi Nyaman, Tapi Juga Harus Berpengalaman  

0
102
GUBERNUR Sumsel Herman Deru saat membuka Forum bisnis Investasi dan Infrastruktur Daerah (INFRADA) Provinsi Sumsel tahun 2019, di Hotel Novotel (7/8) Pagi.

RADAR PALEMBANG – KENYAMANAN menjadi poin penting yang harus disediakan Pemprov Sumsel kepada investor agar mereka tertarik menanamkan modal di Bumi Sriwijaya. Untuk itu dirinya mewanti-wanti betul agar dinas terkait memberikan pelayanan terbaik dan cepat terutama dalam hal kemudahan perizinan.

Hal itu dikatakan Gubernur Sumsel Herman Deru saat membuka Forum bisnis Investasi dan Infrastruktur Daerah (INFRADA) Provinsi Sumsel tahun 2019, di Hotel Novotel (7/8) Pagi.

Dalam sambutannya, dirinya mengapresiasi atas inisiasi Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel menggelar INFRADA Sumsel 2019. Baginya ini menandakan adanya geliat baru dari salah satu instansi untuk membuat terobosan mengundang mengajak para investor baik yang datang dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Kegiatan ini sebagai wujud inisiatif yang sangat diharapkan bagi para calon investor. Dimana Forum ini membedah terbukanya keluhan, tantangan, hingga peluang yang ada, agar investor yang ada tetap bertahan bahkan makin bertambah,”tuturnya

Menurutnya, Provinsi Sumsel adalah salah satu provinsi yang memiliki banyak potensi sumber daya alam yang mampu menarik perhatian investor untuk melakukan kegiatan investasi di Sumsel.

Oleh sebab itu, pula untuk mencapai peningkatan investasi di wilayah Sumatera Selatan yang tergolong wilayah potensial bagi kegiatan investasi, tentu diperlukan kerjasama dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan subjek ekonomi lainnya.

“Para investor butuh kenyamanan dulu, artinnya tidak ada satu pun institusi yang tidak bertugas dan tidak berperan dalam menyamankan investor. Terpenting pula pelayanan yang dibenahi terkait perizinan yang dipermudah, investornya juga di-filter mulai dari track record pengalamanya, karena kita akan terbebani dengan kerusakan alam jika tidak menyaring para investor,” katanya

Orang nomor satu di Provinsi Sumsel menuturkan, pemerintah memiliki peran  memfasilitasi dengan mudah namun juga harus  tetap dikontrol, sebab faktor pengamanan selalu menjadi alasan.

“Harapan saya para investor yang akan masuk kita layani dengan sebaik mungkin. Jadi atau tidak jadi berinvestasi paling tidak sudah menjadi tamu di provinsi kita. Tamu yang berlibur saja, kalau merasakan tidak nyaman pasti tidak lama, apalagi para investor,” tambahnya

Direktur Perencanaan Infrastruktur Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Heldy Prasetya Putra S.E, M.M menambahkan kegiatan ini memiliki tujuan yang strategis mengingat prograam utama dari pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Investasi di Indonesia di dominasi oleh sektor infrastruktur, dimana minat investor dibidang infrastruktur cukup besar. Terlebih peningkatan investasi di karenakan pelaksanaan pemilu yang damai dan transparan dilihat dari pengakuan para analis international,” tambahnya. (dav)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY