Harga Gas Elpiji Melambung

0
375

 

RADAR PALEMBANG – Pasca lebaran harga eceran  tabung gas Elpiji bersubsidi 3 Kg di Kabupaten ‎Musi Rawas Utara (Muratara) mencapai angka fantastis, menembus Rp 33 ribu per tabung. Harga normal elpiji ukuran ini hanya Rp 20 ribu per tabung.

Tingginya harga tabung gas elpiji bersusidi tersebut tentunya sangat dikeluhkan oleh sejumlah warga . ” Menjelang lebaran harga Elpiji sudah naik Rp 25 per tabung, kini sudah naik lagi menjadi Rp 33 ribu. Saya merasa berat untuk kalangan orang tidak mampu,” kata Sukri kepada Radar Palembang kemarin.

Ia mengatakan, mahalnya harga Elpiji bersubsidi sudah sering kali setiap menjelang lebaran maupun setelah beberapa kali selesai lebaran seperti sekarang. Sukri mengharapkan pemantauan dari pihak terkait untuk mengendalikan permainan harga gas Elpiji.

“Pemerintah harus mempu mengatur pendistribusian gas Elpiji agar tidak melonjak naik dipasar saat – saat bulan puasa, menjelang lebaran maupun hari – hari besar lainya,” harapnya.

Hal serupa dikeluhkan Yesi (23) Warga Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit, bahkan ia mengatakan kenaikan gas Elpiji ukuran 3 kg menjelang lebaran mencapai Rp 35 ribu pertabungnya, dan saat ini hanya turu Rp 2 ribu pertabungnya. “Kami masyarakat mengharapkan istansi terkait segera turun ke lapangan untuk mengecek dan mengendalikan harga gas elpiji.

Sementara itu,Kadisperindagkop Hj Purnama Wati Siregar tidak dapat dikomfirmasi melalui via telpone mengenai kenaikan harga tabung gas elpiji yang berlebihan di pasar dan di warung – warung. Bahkan di SMS tak kunjung ada balasan, hingga koran ini diterbitkan. (jam)

 

LEAVE A REPLY