Hadirkan Kisah 7 Jenderal Saat Perayaan Cap Go Meh

0
658

 

RADAR PALEMBANG, Grup Wayang Tionghoa Sam Khau Bun Gie Siah akan menampilkan dua lakon pada perayaan Cap Go Meh yang akan digelar pada 20-21 Februari mendatang di Pulau Kemaro.

Hasan Solihin, atau biasa disapa Acit, ketua group Wayang Tionghoa Sam Kauh Bun Gie Siah mengatakan, di perayaan Cap Go Meh group wayang diberi kesempatan untuk tampil 2 hari jadi selama dua hari itu akan ditampilkan dua cerita wayang.

Untuk hari pertama akan ditampilkan kisah cerita 7 Jenderal dalam era perang Cina dulu. Kita ambil cerita ini karena cerita begitu memukau dan banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari para jenderal tersebut,”ujarnya.

Untuk hari kedua masih dipilih-pilih mana yang bagus agar umat yang datang diperayaan Cap Go Meh bisa terhibur dengan pertunjukan yang ditampilkan. “Kita pilih-pilih karena kita punya 200 kisah cerita Tionghoa yang semuanya pernah ditampilkan keberbagai acara,”katanya.

Acit mengungkapkan kalau wayang orang Tionghoa telah berdiri sejak tahun 1958, dan saat ini memiliki anggota sekitar 50 orang baik itu orang tua maupun anak-anak. “Mereka memiliki peran masing-masing, mulai dari pemain wayang, alat-alat musik hingga make up,” ujarnya.

Acit mengatakan, selama berdiri yayasan ini sudah tampil di berbagai acara, mulai dari kegiatan di kelenteng atau vihara hingga pernah tampil diacara Hut kota Palembang. “Kita juga kerap tampil di hotel berbintang seperti saat Waisak Bersama yang dihadiri walikota Palembang dan pejabat Pemprov Sumsel,” katanya.

Acit menceritakan, wayang ditampilkan dengan mengusung cerita-cerita zaman dahulu yang bersifat memberi nasehat kepada generasi muda, agar bisa lebih baik. “Setiap tampil kami selalu ada teks digital bahasa Indonesianya sehingga yang menyaksikan paham. Jadi tidak hanya warga keturunan Tionghoa yang mengerti, warga pribumi pun bisa tahu,” jelasnya.(sep)

LEAVE A REPLY