Hadi: New Normal New Car, SPK Kendaraan Kembali Naik

0
202

RADAR PALEMBANG – Pandemi Corona Virus Disease atau Covid 19 telah membuat sektor ekonomi terganggu, termasuk sektor otomotif. Bersyukur, kini industri kendaraan tersebut perlahan bangkit.

Jika selama tingginya pandemi Corona, penjualan kendaraan lesu, adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB dan telah dilonggarkan kebijakan tersebut membuat aktivitas masyarakat kembali bergeliat.

Hal ini seiring dengan tren penjualan kendaraan baru di Palembang. Ini diungkapkan, Kepala Cabang Tunas Auto Graha atau TAG – Palembang, Hadi Maryanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/6).

Menurut Hadi, Juni (penjualan,read) lebih baik dari Mei lalu, apalagi adanya PSBB dan tetap membatasi beraktivitas juga membuat kegiatan masyarakat bergeliat. Diakuinya, adanya virus Corona ini sangat membatasi gerak pemasaran kendaraan.

Meski demikian, dirinya bersama tim memaksimalkan jaringan media sosial, seperti Instagram dan Facebook untuk tetap terhubung dengan costumer.

“April lalu wabah (pandemi Covid,read) kenceng, Mei ada PSBB disamping itu juga ada himbauan pemerintah agar (masyarakat,red) tetap di rumah saja, karenanya tim marketing cari cara efektif pelayanan, efektif penjualan,”kata Hadi.

Termasuk, sambung dia, melalui online (hubungi konsumen,read), sesuai dengan tagline kito yakni Toyota Ada Untuk Anda, dan ini (pemasaran online,red) sesuai surat himbauan untuk jaga jarak.

Ia menambahkan, Juni ini (2 Minggu,read) saja sudah ada 48 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan,read), memang bulan lalu (Mei,red) agak berat (penjualan rendah,read), tapi sekarang kan beda, di Juni ini PSBB dilonggarkan.

Sebelumnya, akui Hadi, di April ada 110 dan Mei hanya 75 saja, dari target sebulan 280 hingga 300 unit. “Karena di Mei kan masa penerapan PSBB selama 14 hari, lalu ada juga libur lebaran, mudah-mudahan sambut New Normal dengan New Car.

Bagi konsumen yang akan datang ke showroom, Hadi menjamin tak perlu khawatir karena standar protokol kesehatan diterapkan TAG, baik kepada karyawan hingga konsumen.

“Orang masuk TAG tak perlu khawatir, karena akan ada petugas yang memeriksa suhu tubuh, lalu akan dipersilahkan cuci tangan serta menggunakan hand sanitizier, semua dilakukan untuk menjaga kesehatan,”kata Hadi.

Lalu, untuk di dalam showroom sendiri, TAG juga menerapkan sosial distancing, khususnya bagi ruang tunggu konsumen. “Sosial distancing di showroom, agar konsumen nyaman, dan tenaga admin kita juga dilengkapi dengan standar kesehatan,”ujar dia. (dav)

 

LEAVE A REPLY