Gunakan Santunan untuk Pendidikan Anak

0
361

 

RADAR PALEMBANG, – Perasaan haru nampak dari wajah Rusnita (44), warga asal Jalan Lunjuk Jaya, Palembang ini mendapatkan santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebagai ahli waris dari suaminya yang sekitar tiga bulan lalu meninggal dunia.

Istri dari Alm Zulkarnain yang merupakan pekerja PT Semen Baturaja kini sedikit bisa bernafas lega untuk dapat membiayai pendidikan ketiga anaknya di kemudian hari. “Santunan ini sangat membantu untuk bekal sekolah anak, yang paling besar baru masuk kuliah di Unsri. Artinya bisa jadi tabungan pendidikan anak kedepan,” kata dia dibincangi usai menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (7/8).

Risnita merupakan satu dari dua ahli waris lainya yang pada kesempatan itu diberikan santunan secara simbolis oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan total Rp 1,40 miliar.

Saat ini, Rusnita sudah membuka usaha toko kosmetik sebagai sumber ekonomi baru usai ditinggal suami yang sebelumnya menjadi tulang punggung keluarga. “Alhamdulillah untuk modal usaha sudah ada. Saya juga berharap agar anak yang pertama itu bisa mendapatkan beasiswa dari manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Rasidin mengatakan, pemberian santunan tersebut merupakan wujud komitmen BPJS TK dalam mensejahterakan peserta.

Adapun ketiga peserta yang dikeluarkan santunanya tersebut ikut kedalam tiga program, yaitu Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Pensiun (JP). “Ketiga peserta mendapatkan nilai santunan yang berbeda-beda tergantung dari besaran gaji yang dilaporkan ke kami, totalnya sekitar Rp 1,40 miliar,” katanya.

Sebab, semakin besar laporan upah yang disampaikan ke BPJS Ketenagakerjaan maka semakin besar pula santunan yang akan didapatkan. “Selain itu, bagi ahli waris yang memiliki anak masih sekolah maka akan mendapatkan manfaat tambahan berupa beasiswa sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak,” katanya.

Kemudian, jika peserta tersebut ikut dalam program pensiun dan sudah terdaftar menjadi peserta selama lebih dari setahun, maka ahli waris akan mendapatkan pensiunan berkala setiap bulanya. Tapi bila belum sampai setahun akan diberikan pensiunannya secara sekaligus. “Besaran minimal pensiunan sekitar Rp 300 ribu setiap bulanya sampai ahli waris meninggal dunia atau berumah tangga kembali. Namun, akan dilanjutkan kepada anak peserta,” katanya.

Sementara sampai dengan Juli, BPJS Ketenagakerjaan cabang Palembang telah menyerahkan santunan sebesar Rp 168,66 miliar. Rincianya Rp 10,99 miliar untuk JKK, Rp 151 untuk JHT, Rp 1,2 miliar jaminan pensiun, dan Rp 5,1 miliar untuk JKM.(tma)

LEAVE A REPLY