Gudang dan Truk Terbakar

0
219

RADAR PALEMBANG,   Sebuah garasi merangkap gudang dan satu unit mobil truk milik Iben (40) warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terbakar pada Selasa sore (15/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penyebab kebakaran diduga ada pipa minyak milik Pertamina yang tidak jauh dari lokasi bocor, sebab menurut Iben, korban kebakaran bahwa pasca kebakaran, terdengar suara gas yang keluar dari arah pipa. Dan setelah dicari sumber suara, bukan hanya gas yang keluar dari pipa yang mengalami kebocoran, tetapi gumpalan minyak dan kondensat juga terdapat disekitar pipa tersebut.

“Api berkobar ketika Satria (20) anak buah kami tengah mencuci mobil, yang tiba-tiba berteriak dan langsung meloncat menjauh dari kobaran api. Beruntung banyak warga yang menolong memadamkan api, sehingga api bisa cepat dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lainnya. Dan setelah api padam, diketahui ada pipa bocor,” ujar Iben, Rabu (16/1).

Meski api cepat dipadamkan, namun diakui Iben, bahwa barang material yang ada didalam gudang hangus serta separuh badan mobil truk juga hangus, serta anak buah kami mengalami trauma.

“Kalau api tidak cepat padam, mungkin toko kami habis juga. Dan anak buah kami saat ini trauma. Atas kejadian ini, kami minta pihak Pertamina untuk bertanggungjawab, karena selain kerugian materil yang mencapai ratusan juta, juga trauma yang tidak mungkin akan hilang dalam waktu singkat,” pintanya.

Asal api dikatakan Iben, tidak diketahui, sebab saat mencuci mobil, anak buahnya tidak sedang merokok atau ada sumber api disekitar lokasi. “Karena lokasi dipinggir jalan, mungkin saja ada pengguna jalan yang tengah lewat melempar puntung rokok ke arah pipa bocor yang jaraknya hanya sekitar dua meter dari garasi kami,” imbuhnya.

Terpisah, Ferry Prasetyo Wibowo, Ast Manager PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field membenarkan ada pipa minyak miliknya yang mengalami kebocoran, namun ketika kejadian, pihaknya langsung ke lokasi untuk menanggulanginya.

“Kami dapat info dari Pertamina Adera, dan sejak malam itu juga, hingga jam 02.00 WIB dini hari penanggulangan di back up oleh tim Elnusa dan Adera. Siangnya dari Pendopo mengcek kelapangan untuk memastikan,” terang Ferry.(whr)

LEAVE A REPLY