Gubernur : Ada 5 Calon Sekda Sumsel

0
726

 

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Meski 5 nama calon sekda Sumsel sudah beredar sejak Kamis (27/4) pagi, namun sejumlah pendaftar enggan berkomentar lanjut. Kepastian akhirnya dikeluarkan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Ditemui, di kantor gubernur, sebelum pulang, orang nomor 1 di Sumsel ini akhirnya mengungkapkan kelima nama tersebut. “Yohanes, Nasrun Umar, Najib, Ana (Septiana,red) dan Rizali,”ungkap Alex, Kamis sore. Seperti diketahui, pejabat Pemprov Sumsel yang telah mendaftar, yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Prov Sumsel Akhmad Najib dan Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Prov Sumsel, Yohanes H Toruan.

Untuk tingkatan kepala organisasi perangkat daerah, Kepala Dinas Perhubungan Prov Sumsel Nasrun Umar, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumsel, Ahmad Rizali. Terakhir, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prov Sumsel, Septiana.

Terkait sejumlah kriteria yang dipenuhi sebagai sekda Sumsel berikutnya, akui Alex, harus menguasai administrasi karena tangan kanan gubernur, menguasai masalah administrasi kepegawaian, dan pangkatnya paling tinggi.

Selanjutnya, kelima nama tersebut akan mengikuti tahapan awal seleksi. Dan. Akan mengerucut menjadi 3 nama diajukan gubernur ke Kementerian Dalam Negeri. “Seleksi administrasi saja belum, nanti 3 nama itu,”singkatmya.

Persyaratan untuk mengikuti Open Bidding Sekda Sumsel diantaranya, pernah menjabat sebagai pejabat eselon 2 minimal sebanyak 2 kali, minimal mempunyai golongan 4 D. Pendaftaran telah ditutup pada Selasa (25/4/2017) lalu, hanya ada 5 pejabat yang mendaftar.

Pasca pensiunnya Mukti Sulaiman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel pada Desember 2016 lalu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menunjuk Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Joko Imam Sentosa sebagai Pelaksana Tugas (PLT).

Sekitar awal April 2017, Pemprov Sumsel resmi membuka pendaftaran secara terbuka atau Open Bidding, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi persyaratan. Untuk mendaftar sebagai bakal calon sekda Sumsel kedepannya.

Sejumlah nama calon sekda yang diwawancarai Radar Palembang enggan berkomentar banyak. Seperti, Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Prov Sumsel, Yohanes H Toruan, Kamis (27/4). “Doakan saja,”singkatnya.

Serupa diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Prov Sumsel Nasrun Umar, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/4/2017) sore. Dirinya lebih fokus pada pekerjaanya di pembangunan LRT dan sebagai manajer SFC.

Sedikit berbeda dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prov Sumsel, Septiana, mengakui pendaftaran dirinya sebagai calon sekda Sumsel. “Karena seleksinya terbuka, maka saya mendaftar,”tegas Ana.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumsel Muzakir menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sejak 3 April, dibuka secara nasional. Hanya saja, dari kabupaten/kota se-Sumsel maupun provinsi lain tidak ada yang mendaftar.

Untuk PNS atau ASN kabupaten/kota se-Sumsel. Kata Muzakir, masih sedikit yang mempunyai golongan 4D. Sedangkan, PNS atau ASN dari luar Provinsi Sumatera Selatan tidak ada yang mendaftar, karena di posisi jabatan Jakarta lebih banyak dari Sumsel. “Selesai administrasi baru masuk tahap wawancara, kemudian disaring menjadi 3 calon, diserahkan ke Gubernur Sumsel dan diusulkan ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri sebagai perpanjangan tangan Presiden RI,” ujar dia. (dav)

 

LEAVE A REPLY