Gotong Royong Belum Efektif, Titik Banjir Masih Tinggi

0
572

 

RADAR PALEMBANG – Aksi gotong royong yang digalangkan oleh Walikota Palembang H Harnojoyo dan tim relawan  yang ada di  Kelurahan pada  weekend, rupanya belum efektif mengurangi titik banjir yang ada di Palembang. Meski dilakukan secara rutin, faktanya ketika hujan mengguyur Palembang, tetap terpantau genangan air di titik langganan banjir.

Kepala Dinas PUBM dan PSDA Palembang, Darma Budhy mengakui, jika aksi bersih-bersih yang dilakukan tiap pekan tersebut belum menyentuh titik banjir. Akibatnya, banjir tetap terjadi di sejumlah titik di Palembang ketika hujan mengguyur.

“Kegiatan gotong royong yang dilakukan kan masih fokus membersihkan sungai dari sampah dan eceng gondok. Belum sama sekali menyentuh titik banjir, maka tentu genangan air tetap akan terjadi di Palembang ketika hujan turun cukup lebat,”kata Budhy,  Rabu (24/2).  Menurut Budhy, sejauh ini upaya penanggulangan banjir yang dinilai cukup efektif yakni kegiatan yang dilakukan pihaknya. Selama ini yang menjadi masalah dan penyebab banjir karena tersumbatnya drainase dan terjadi sedimentasi (pendangkalan) pada drainase itu sendiri.

Ia pun menuturkan, titik banjir pun tidak akan berkurang meskipun telah dilakukan berbagai upaya kebersihan. Pihaknya hanya bisa meminimalisir genangan air yang terjadi, tetapi tidak menghilangkan titik banjir. “Kecuali upaya kita untuk membangun rumah pompa di Sungai Bendung kawasan Sekip. Itu kita yakini dapat mengurangi titik banjir,”ujarnya.

Prosesnya sendiri saat ini sudah memasuki tahap penandatanganan kontrak. Hanya saja, pembangunan fisik akan menjadi tanggung jawab pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).             “Kami hanya bertanggung jawab untuk menyelesaikan pembebasan lahan dan semuanya sudah selesai. Sekarang sudah tanda tangan kontrak dan kita yakin pembangunan fisik akan dimulai pihak Balai tahun ini juga,”ungkap dia

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan normalisasi terhadap anak sungai yang ada di 19 titik tersebar di Kota Palembang, dengan normalisasi ini membuat aliran air menjadi lancar ke sungai Musi, anggaran normalisasi sungai pada tahun ini mencapai Rp 40 miliar.(zar)

LEAVE A REPLY