Golkar Sumsel Pindah Haluan ke Agung Laksono?

0
989

 

RADAR PALEMBANG – Pasca  disahkannya Golkar Versi Agung Laksono (AL) oleh Kemenkumham, loyalitas ARB mulai berguguran, termasuk  Dewan Pimpinan daerah (DPD) Golkar Sumsel yang pada kongres lalu mendukung Aburizal Bakrie (ARB) kini membuka ruang untuk bergabung dengan Golkar AL,  alasan Golkar Sumsel berubah haluan tidak lain  mengakui kepengurusan yang sah berdasarkan keputusan pemerintah dan  berkekuatan hukum.Namun Golkar akan bergabung jika nantinya ada surat keputusan (SK) resmi  dari DPP.

“Kalau saat ini kita masih menunggu Sk dari DPP mana yang resmi,  kalau untuk saat ini kita masih berdasarkan dibahwa kepengurusan ARB,”kata Ketua Badan pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Golkar Sumsel, M Yansuri, usai menggelar rapat terbuka di gedung DPD Golkar Sumsel, kemarin ( 23/3).

Dikatakan Yansuri yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel, pihaknya akan mematuhi siapapun  yang nantinya disahkan oleh pemerintah, dan hingga saat ini Golkar Sumsel tetap solid  dan kuat sehingga tidak ada terjadi perpecahan ditubuh Golkar.”Kita tetap dalam satu komando dibawah kepemimpinan Ketua DPD Golkar Sumse Alex Noerdin dan Sekretaris Herpanto,”kata Yansuri.

Dijelaskan Yansuri bahwa pihaknya akan patuh pada keputusan DPP yang sah, dan berdasarkan AD/RT partai, jika nantinya akan ada kader yang membelot sepenuhnya keputusan DPP bukan kewenangan DPD.

”Kalau ada yang menyatakan  Golkar Sumsel pro kepada salah satu kubu itu adalah pernyataan indvidu bukan DPD, oleh karena itu kita berharap persoalan di DPP segera tuntas dan DPD akan patuh DPP,”jelas dia.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Golkar Sumsel menerjunkan 20 kader untuk mengamankan aset di gedung DPD Golkar Sumsel, kader tersebut secara brgantian akan melakukan rolling pada siang dan malam hari.

”Dengan adanya yang berjaga agar aktifitas organisasi dapat berjalan dengan semestinya, dan sejauh ini belum ada yang mengaku akan menduduki gedung Golkar,”jelas dia.

Wakil Ketua Harian DPD Golkar Sumsel,   Nasrun Madang jelang pemilukada di 7 kabupaten yang akan berlangsung akhir tahun tidak akan mengangu proses penjaringan balon bupati-wakil bupati.

”DPD Golkar kabupaten telah melakukan penjaringan kepada balon kada, DPD tingkat 2 akan menyerahkan 10 nama kandidat, kemudian DPD tingakt 1 akan mengusulkan 5 nama ke DPP, DPP yang nantinya akan memutuskan,”kata Nasrun.

Sementara itu, setelah disahkannya kepengursan AL oleh Kemenkumham, ada 3 nama yang masuk dalam kepengurusan AL, yaitu Bupati Musirawas Ridwan Mukti menjabat Ketua-Ketua Bidang, kemudian Wakil Sekretaris Jenderal Ketua DPRD Muba  Islan Hanura dan wakil Bendahara Iskandar Syamuel.

Islan Hanura mengucapkan syukur karena telah diplot DPP menjadi salah satu Wasekjen, ia membenarkan ada 3 kader asal Sumsel yang masuk kepengurusan inti  yang ditetapkan Agung Laksono.”Alhamdulilah saya dipercaya mengisi Wasekjen,”kata dia.

Dengan keputusan pemerintah tersebut, pihaknya akan merangkul semua kader yang selama ini bersebrangan, termasuk di Sumsel, dan sinyali DPD Golkar Sumsel akan merapat ke AL, terlihat dari Ketua DPD yang telah mengucapkan selamat kepada Ketua Umum.“Pak Alex sudah mengucapkan selamat, kita akan merangkul yang selama ini bersebrangan termasuk kader di Sumsel,”jelas dia.

Dia memperkirkan pertengahan April nanti, DPP  akan mengeluarkan sk kepengursan yang sah hingga tingkat paling bawah yang ada di daerah,  dan ia memastikan tidak akan ada yang namanya pemecatan meski nantinya akan ada kader yang pro dengan ARB.

Ditambahkan dia,  keputusan mahkamah partai adalah final dan mengikat, sehingga tidak ada celah lagi bagi kubu ARB untuk melakukan upaya hukum dengan kembali mengajukan gugatan di pengadilan negeri.”Kita meminta semua pihak untuk mematuhi keputusan pemerintah dan kekuatan hukum, sehingga kita kembali bersatu dan solid,”pungkasnya.(zar)

 

LEAVE A REPLY