Gerhana Matahari Picu Peningkatan Gaya Gravitasi

0
645

RADAR PALEMBANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel menyatakan jika saat berlangsungnya momen gerhana matahari total (GMT) tingkat gravitasi bumi akan mengalami peningkatan.

“Ada sedikit persamaan antara Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan, yakni sama-sama menyebabkan gaya pasang surut maksimum. Siklus Bulan dan gaya tariknya terhadap gravitasi sangat kuat,” kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten, Indra Purnama, kemarin.

Dikatakanya, saat berlangsungnya gerhana, sebagaian daerah di permukaan Bumi itu tertutup, sehingga suhu akan mengalami penurunan. Hal ini memang selalu terjadi karena ada perbedaan temperatur. ” Tiga hari sebelum dan sesudah fenomena GMT, kami terus melakukan pengamatan baik mengenai magnet bumi (gravitasi) maupun cuaca,” katanya.

Indra menanbahkan, tim peneliti masih dalam proses penelitian mengenai pengaruh yang akan terjadi saat berlangsungnya GMT tersebut. “GMT tak hanya sekedar fenonema alam biasa. Ada dampak-dampak lainnya yang berpotensi terjadi saat kejadian ini berlangsung,” katanya.

Lebih jauh dia menanbahkan, pihaknya memprakirakan cuaca di Palembang saat berlangsungnya GMT berpotensi cerah berawan.

Seperti diketahui, GMT yang sedang ditunggu-tunggu oleh masyarakat akan berlangsung pada 9 Maret 2016. Fenomena langka ini, hanya akan terlihat di kawasan Nusantara dan lautan Pasifik.(tma)

LEAVE A REPLY