Gerak Cepat Insinyur Berkualitas

0
209

 

# Anis Saggaf Menjabat Ketua PII Wilayah Sumsel

RADAR PALEMBANG – Inovasi perkembangan pembangunan di Indonesia ini mejadikan banyak tantangan untuk Sumsel Maju bersama para Insinyur bergerak cepat demi  kemajuan bangsa, resmi setelah di Lantik menjadi Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Provinsi Sumsel Prof Dr Ir Anis Saggaf MSCE,  oleh Ketua Umum (PIl) Dr Ir Heru Dewanto ST Msc (Eng) IPU ASEAN Eng, di Griya Agung (19/2).

Bangunan di Sumsel terlihat masih cukup lemah dan rentan mengalami kerusakan. belum adanya desain khusus sebagai pedoman pembangunannya. Tanpa standarisasi yang tepat, bangunan bisa dengan mudah roboh saat sesuatu hal yang tidak di inginkan. “kita akan siapkan segala sesuatunya agar bisa jadi pedoman bagi pemerintah maupun masyarakat terhadap bangunan,” ungkapnya

Rektor Unsri menuturkan, selain konstruksi bangunan, pihaknya juga tengah menyiapkan desain pembangunan di sektor pertanian dan perkebunan. “Prinsipnya, apa yang perlu diperbaiki akan kita coba lakukan pembenahan. Segera akan kita konkritkan rencananya,” pungkas Anis

Selanjutnya, Ketua Umum PII Pusat Heru Dewanto  PII Sumsel kedepan akan turut hadir sebagai fasilitator penyelesaian sengketa dalam konstruksi bangunan.  “PII Sumsel nantinya akan bekerjasama dengan pihak Peradi Palembang, dan BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia) untuk menengahi  dan mewadahi bila ada perselisihan dalam konstruksi bangunan,” jelasnya.

Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sumsel diharapkan dapat memberikan sumbangsih konkrit terhadap pembangunan yang ada di Sumsel. Salah satunya dengan menciptakan standarisasi desain gedung, jalan dan jembatan yang kokoh dan aman terhadap bencana.

“Insinyur berpengalaman tentunya memberikan kontribusi yang sangat tinggi untuk sumbang saran serta desain sebuah bangunan yang tahan terhadap bencana,” ungkap Gubernur Sumsel H Herman Deru usai melantik Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia Sumatera Selatan.

Deru mengatakan, keberadaan organisasi juga harus lebih dikenal di masyarakat. Sehingga, ia meminta pengurus dapat melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatannya. Memberikan edukasi mengenai standard bangunan yang baik. “Untuk itu harus juga melibatkan perguruan tinggi agar dapat meningkatkan kompetensi serta kemampuan dari pengurus dan anggota,” ujarnya. (Mun)

LEAVE A REPLY