FKSB Duetkan Jokowi-Ryamizard

0
792
FOTO : Joko Widodo

RADAR PALEMBANG,Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi) harus pintar-pintar memilih pasangan wakil presiden setelah dua nama muncul sebagai kandidat terkuat. Kedua nama itu adalah Jusuf Kalla (JK) dan Abraham Samad yang dilontarkan sendiri oleh Jokowi.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens mengatakan pengalaman politik JK akan menggangu jalannya pemerintahan karena ada kemungkinan bekas ketua umum Golkar itu akan lebih dominan. “Jika Jokowi memilih JK, nantinya yang dominan itu justru JK dibanding Jokowi dalam mengelola pemerintahan,” kata Boni Hargens, Minggu (11/5).

Boni menjelaskan, selain punya pengalaman politik, sosok JK juga identik sebagai pengusaha yang bisa merusak aura politik dari Jokowi yang selama ini bersih.

“Ada kemungkinan terjadi tumpang tindih pimpinan. JK itu nantinya sulit memisahkan diri bagaimana mengelola kepentingan rakyat dengan bisnis keluarga. Lagipula sudah tua 72 tahun, mau apa lagi,” tegasnya. FKSB Duetkan Jokowi-Ryamizard

            Sementara itu,dukungan terhadap Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu untuk mendampingi bakal Calon Presiden (Capres) PDI Perjuangan, Joko Widodo atau Jokowi Partai PDI Perjuangan semakin menguat. Kali ini datang dari Forum Komunikasi Santri Bersatu (FKSB).

Deklarasi dukungan pasangan Jokowi – Ryamizard Ryacudu sebagai Capres dan Cawapres pada pilpres 9 juli mendatan  dinyatakan FKSB di aula Hotel Malaka, kemarin, (11/5).   Ketua FKSB, Ida Athung mengatakan, alasan FKSB mendukung Jokowi karena Gubernur DKI Jakarta itu merupakan sosok yang rendah hati, merakyat dan ikhlas, dan itu cocok dengan jiwa santri.

Sementara untuk wakilnya kata Ida, FKSB menilai yang paling cocok mendampingi Jokowi adalah Ryamizard Ryacudu. Selain berasal dari Sumsel, Ryamizard juga dinilai berkarakter, tegas dan bersih. Karena Ryamizard berlatar belakang militer.

”Dalam satu kesempatan pak Ryamizard pernah berkata ‘jadi pemimpin jangan pernah merasa pintar, tetapi pintar merasa’. Kalimat pak Ryamizard itu jelas jelas menunjukkan pemahaman mendalam akan kesantrian hidup dan kehidupan,”ujarnya.

Tidak hanya itu kata Ida, dalam kesempatan lain, Ryamizard pernah menyebut, seorang pemimpin harus memiliki 80 persen berjiwa karakter dan 20 persen kepintaran.

Dalam pengamatan FKSB, kedua calon pemimpin bangsa dan negara tersebut, sangat memahami bagaimana sikap pemimpin yang dapat menjadi tauladan. Karena itu, kami yakin bila mereka berdua tampil menjadi presiden dan wakil presiden RI kedepan berkeadilan, berkesejahteraan dalam berkah dan rahmat Allah SWT,”ungkapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sumsel, Marwah Diah, menambahkan, Ryamizard memiliki integritas dan figur, serta sebagai putra asli Sumsel Ryamizard memberikan ketauladan bagi masyarakat.”Beliau masih tinggal di rumah dinas di Cijantung, ini menunjukkan kesederhanaannya, dan memang beliau adalah Jendral, karena apapun yang terjadi beliau menyerahkannya kepada Allah,”katanya.

Ia menuturkan, pasangan Jokowi – Ryamizard memiliki cimestry yang kuat. Figur Ryamizard yang telah terbukti merupakan moralitas yang akan menjadi jaminan untuk menjadi pemimpin.”Jiwa kepemimpinan itu sangat penting, karena dia harus memberikan pedoman, contoh dan empati, dan itu sudah ditunjukkan oleh Ryamizard,”jelasnya.
Benizar, adik kandung Ryamizard Ryacudu menyambut baik deklarasi dukungan Jokowi – Ryamizard oleh FKSB. “Saya tahu persis, setiap dalam perjalanan yang ia lakukan, Ryamizard selalu mengucapkan syukur dan berterima kasih atas silaturahim yang dilakukan,”pungkasnya. (rmo/zar/jpnn)

 

LEAVE A REPLY