Fery Antoni SE Jadi Icon Pejabat Bebas Narkoba

0
439
Jpeg

 

RADAR PALEMBANG – Konsistensinya memberantas dan memerangi Narkoba di Bumi Sebiduk Sehaluan membuat Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni SE akan dijadikan icon sebagai kepala daerah yang bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

Demikian diungkapkan Fery Antoni saat melakukan kegiatan Safari Ramadan di Desa Srimulya Kecamatan Madang Suku II akhir pekan lalu. Menurutnya, jika tidak ada perubahan sesuai dengan agenda gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) akan menobatkan dirinya sebagai icon kepala daerah yang bebas narkoba dan konsentrasi memberantas narkoba.

“Penilaian yang diberikan bapak gubernur itu bukan tanpa alasan, karena sejak kami dilantik menjadi pimpinan daerah ini kami sudah menyatakan perang terhadap narkoba dan premanisme. Sampai saat inipun pemerintah bersama muspida tetap berkomitmen untuk menjadikan OKU Timur bebas narkoba,” ujar Fery.

Dikatakan Fery, jika dilihat dari sebagian besar pelaku kejahatan di OKU Timur yang sudah ditangkap polisi, rata-rata mereka melakukan aksi kejahatan  karena pengaruh Narkoba. Kondisi ini tentunya sangat berbeda dengan daerah lain. “Karena itu, saya minta tolong seluruh masyarakat untuk berhenti memakai narkoba karena narkoba itu bukan teman kita tetapi musuh kita,” terangnya.

Dia juga mengatakan jika ada Kepala Desa (Kades) maupun perangkat desa yang terbukti menggunakan narkoba, dirinya tidak akan memberikan toleransi dan langsung diberhentikan. Karena Kades dan aparatur desa itu merupakan panutan bagi masyarakatnya di desa yang dipimpinnya. “Sekali lagi saya ingatkan seluruh Kades dan aparatur desa jangan lagi menggunakan Narkoba terbukti saya pecat. Begitu juga terhadap seluruh pegawai dan pejabat,” tegasnya.

Ditambahkan Fery, saat baru dilantik menjadi Wabup OKU Timur, banyak surat kaleng yang diterima Mabes Polri yang isinya menyebutkan jika dirinya sebagai pengguna narkoba. Namun karena selama ini merasa tidak pernah menjadi pengguna barang haram itu akhirnya dia bernisiatif melakukan tes urine dengan mendatangkan kepala BNP Sumsel.

“Berdasarkan hasil tes yang kita lakukan, saya, pak bupati dan pejabat yang ada di OKU Timur hasilnya negative. Saya juga sudah melakukan tes urin dadakan kepada kades, Sat Pol PP dan pegawai,” pungkasnya. (awa)


LEAVE A REPLY