Fasilitas BPJS di RS Minim

0
487

 

RADAR PALEMBANG – Layanan bagi peserta BPJS di Rumah Sakit (RS) masih sangat minim, khususnya tempat tidur pasien. Jumlah penduduk banyak, sangat jauh dibandingkan fasilitas yang tersedia di RS masih menjadi pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

Kepala Cabang Utama BPJS Ketenagaakerjaan Palembang Dr.Sudarto KS, AAK, Rabu (24/2/2016), mengatakam menanggulangi permasalan itu beberapa rumah sakit seperti rumah sakit Pusri dan Bhayangkara berinisiatif telah menambah kapasitas tempat tidur guna bisa menampung seluruh peserta BPJS.

Penambahan ini, kata dia, karena dahulu seringnya terjadi penolakan pengguna BPJS. “Kita tahu bahwa satu tempat tidur itu untuk 1.000 penduduk, sekarang ini penduduk kita 8,5 juta berarti butuh 8.500. Saat ini yang tersedia baru sekitar 4.500-an artinya butuh 4.000 tempat tidur lagi,” kata dia ditemui di kantor gubernur.

Meskipun ada penambahan, sambung dia, Palembang sekarang harus memiliki Empat rumah seperti fasilitas rumah sakit bertipe- A di RS Muhamad Husein. “Nah artinya kita kita bisa pahami kalau sekarang banyak keperluan kesehatan termasuk rumah sakit memang perlu kita tingkatkan disitu kita masalahnya.”Untuk Pembangunan rumah sakit baru Pemerintah provinsi Sumsel sendiri sudah menyiapkan satu rumah sakit umum Provinsi (RSUP). “Ini tentu sudah ditangkap permasalahannya oleh Pemerintah makanya sudah dibangun rumah sakit dan disiapkan,”jelas dia.

Bagi peserta BPJS ketengakerjaan  Pegawai Negeri sipill (PNS) lebih dibedakan dengan masyatakat umum, dari segi pendaftaran agar menjadi lebih efektif, hampir semua PNS terdaftar di BPJS, namun sebagian belum tercover karena pengalihan dari Asuransi kesehatan (askes).

“Pemanfaatan BPJS untuk mereka ada tapi sudah mulai menurun dibandingkan 2014. Kurang pemanfaatan, terjadi penurunan karena mungkin orang semakin sehat yang tadinya tahun pertama BPJS banyak yang sakit,”ujar dia. (dav)

 

LEAVE A REPLY