Faiz Wakili Sumsel Ikuti Ajang MTQ Nasional Makassar

0
336

 

RADAR PALEMBANG – M. Faizul Kharomain atau biasa disapa Faiz, siswa kelas 7 SMP Islam Al-Fahd berhasil lolos dalam ajang penyeleksian MTQ tingkat SMP yang dilaksanakan kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel pada tanggal 7 hingga 8 September 2019 yang lalu.

Faiz akan mewakili Sumsel untuk mengikuti

Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Tingkat Nasional IX tahun 2019, mulai 9-14 Oktober mendatang.

 

Perhelatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama ini diperkirakan akan dihadiri oleh 1.054 siswa mulai dari jenjang SD hingga SMU/SMK disertai dengan 272 pendamping akan menghadiri kegiatan yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ketua yayasan Islam Al-Fahd, Erwanto Yusuf, yang didampingi kepala SMP Islam Al-Fahd Yanuardi Pratama, Spdi mengatakan  untuk di level kota dan provinsi mungkin sudah kelihatan Faiz memiliki kualitas yang lebih baik, namun untuk menjadi juara nasional levelnya harus di upgrade, “Kita melakukan diskusi dengan manajemen bagaimana upaya yayasan untuk menaikkan grade Faiz setara dengan level nasional,” ujarnya usai simulasi perlombaan, Jumat (4/10).

Lanjut Erwanto, pihak yayasan kemudian melakukan research untuk mencari siapa-siapa orang hebat yang ada di Sumsel untuk melatih Faiz. ”Kita meminta qori tingkat Internasional, Ustadz Bangun Syahraya yang dua kali di Mekah meraih juara dua level dunia dan juara satu tingkat Internasional pada tahun 2014, untuk melatih dan menurunkan ilmunya kepada Faiz,” jelasnya.

Dengan terpilihnya Faiz mewakili Sumsel, Erwanto berharap hal ini tidak hanya mengharumkan Al-Fadh saja,  tapi ini merupakan syiar islam agar anak-anak khususnya di Sumsel untuk lebih dekat dengan Al Qur’an. “Faiz sebagai ambasador Al-Fadh untuk melakukan syiar islam melalui talenta yang sudah diberikan Allah kepada dia,” harapnya.

Sementara Ustadz Bangun Syahraya yang memberikan pelatihan intensif kepada Faiz mulai dari perbaikan bacaan, pemilihan nada, olah pernapasan, hingga penghayatan bacaan mengakui Faiz sudah memiliki kualitas yang sudah tidak diragukan karena sudah tiga kali mewakili Sumsel di tingkat Nasional. “Mungkin karena Faiz sudah dilatih oleh instruktur dan pelatihan yang ada di Al-Fadh, tinggal lagi untuk ajang nasional selain mental dan nasib juga berlatih lebih keras lagi dari persiapan yang ada disiapkan oleh provinsi,” tutupnya.

Kegiatan PENTAS PAI yang mengusung tema “Keberagamaan Generasi Milenial Yang Moderat” ini, akan membuka 10 cabang perlombaan yang akan dipertandingkan mulai dari Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), pidato, Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), Cerdas Cermat, Kaligrafi, Nasyid, Debat PAI, Kreasi Busana, Penulisan Cerita Remaja Islami, dan Lomba Karya Ilmiah Remaja. (hen)

LEAVE A REPLY