Ertiga – XL7 Turun Harga Rp15 Jutaan

0
175
Suzuki Cabang Kamboja akan memaksimalkan kelas passenger, khususnya XL7. Apalagi unit ini, yang terbaik di tahun 2020 lalu.

RADAR PALEMBANG – Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan pajak PPnBM 0 persen pada Senin, 1 Maret 2021. Dengan diberlakukannya kebijakan ini, maka pemerintah akan mengapuskan pajak PPnBM pada 21 tipe mobil yang dijual di tanah air.

Brand Suzuki menyambut baik atas kebijakan insentif PPnBM (pajak atas penjualan barang mewah) ini. Di Palembang, untuk Eritga dan XL7 yang masuk dalam 21 daftar kendaraan terefek kebijakan tersebut mengalami penurunan harga.

Branch Manager PT NSCB (Nusa Sarana Citra Bakti) Cabang Kamboja dealer Suzuki Palembang, Hadi Wijaya mengatakan banyak konsumen bulan lalu (Februari,read) yang nunggu pemberlakuan PPnBM.

“1 Maret ini (kemarin,read) OTR (on the road,read) baru,”jelas dia kepada Radar Palembang. Pemberlakuan tersebut, kata Hadi, berimbas kepada ada penurunan OTR dikisaran range Rp15 jutaan.

Suzuki sendiri, ada 2 unit yang terdaftar masuk atas pemberlakuan PPnBM baru ini, yakni Ertiga dan XL7. “Dikita (Suzuki,read) itu ada di Ertiga dan XL7, karena keduanya komponen lokal diatas 70 persen,”ungkap Hadi.

Atas pemberlakuan tersebut, dirinya menyakini bakal ada naiknya permintaan unit kendaraan. Mengingat kebutuhan kendaraan ada perilaku memang butuh dan untuk menambah unit kedua atau ketiga.

Meski demikian, ia mengakui akan terlihat dalam beberapa pekan kedepan untuk permintaan kendaraan baru. “Harusnya kelihatan (pembelian mobil baru,read), tapi kalau ngomong sekarang masih terlalu dini,”jelas dia.

Ia menambahkan, kalau melihat dari SPK (surat pemesanan kendaraan,read) di bulan kemarin (Februari 2021,read) Minggu ketiga, terlihat ada penurunan (permintaan kendaraan,read).

Tapi, pihaknya tetap optimis atas industri otomotif kedepan akan membaik. Selain itu, pihak Diler juga meminta kejelasan aturan baru soal PPnBM tersebut, agar konsumen mengetahui dengan detail rinciannya.

Agar, pihak sorum juga bisa menjelaskan ke konsumen serta memaksimalkan aturan tersebut untuk menumbuhkan kembangkan industri otomotif yang sempat terpuruk di 2020 lalu akibat pandemik Covid19.

“Pastinya penting, dari sisi Diler untuk meminta kepastian agar konsumen jadi jelas mendapatkan informasinya. Jangan dengar dari sana dan sini, jadi kita bisa menjelaskan kebijakan ini ke pembeli,”kata dia.

Terkait apakah ada perubahan rencana bisnis, dirinya mengakui sejauh ini belum ada, semua berjalan sesuai dengan apa yang ditetapkan di awal tahun, terutama penjualan unit kendaraan.

Berdasarkan brosur yang didapat Radar Palembang dari sorum Suzuki Cabang Kamboja, tertera untuk harga di bulan Februari yakni Ertiga Series. Yakni, All New Ertiga Sport M/T Rp270,5 juta dan All New Ertiga Sport A/T Rp282,5 juta.

Untuk harga baru di Maret ini, unit Ertiga didiskon Rp13 jutaan. Untuk XL7 terdapat 8 tipe dipasarkan yakni XL7 ZETA GL MT, XL7 ZETA GL AT, XL7 BETA GX MT, XL7 BETA GX AT, XL7 ALPHA MT ,XL7 ALPHA AT, XL7 BETA PLUS MT, XL7 BETA PLUS AT dengan kisaran Rp252 juta hingga Rp284 juta.

Untuk harga baru di Maret 2021 atas pemberlakuan insentif PPnBM, semua tipe XL7 didiskon Rp14 jutaan masing-masing unitnya.

 

 

Kebijakan Kemenperin

Sebanyak 21 jenis mobil berbagai merek yang mendapatkan diskon pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM) hingga nol persen. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merilis daftar jenis mobil yang mendapatkan isentif tersebut.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan PPnBM Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021.

Adapun beleid itu ditandatangani oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada 26 Februari 2021. Dalam aturan tersebut, kendaraan yang bisa menikmati insentif PPnBM harus memiliki kandungan komponen buatan lokal atau tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 70%.

Total terdapat 115 jenis komponen yang bisa masuk dalam perhitungan kandungan lokal pada produksi mobil di Indonesia, yang mencakup bagian mesin, transmisi, sistem kopling, body & chassis, sistem kemudi, sistem pengereman, suspensi, dan komponen universal.

Pemberian diskon pajak diketahui selama 9 bulan, yang akan terbagi ke dalam 3 tahap, masing-masing tahapannya berlangsung selama 3 bulan. Aturan ini berlaku mulai hari ini, 1 Maret 2021.

Besaran insentif PPnBM yang diberikan mencapai 100% pada tahap pertama (Maret-Mei), 50% pada tahap kedua (Juni-Agustus), dan 25% di tahap ketiga (September-November).  Segmen kendaraan bermotor yang mendapatkan diskon pajak yakni, mobil baru kubikasi mesin di bawah 1.500 cc dan berpenggerak dua roda alias 4×2, termasuk sedan. (dav)

 

LEAVE A REPLY