Ekonomi dan Narkoba Tren Motif Kejahatan, 8 Tersangka Diamankan

0
403
Jpeg

 

RADAR PALEMBANG – Tingginya kasus kriminalitas yang terjadi di Kabupaten OKU Timur disebabkan oleh beberapa faktor. Yang paling ngetren, adalah motif ekonomi dan pengaruh narkoba. Demikian diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru didampingi Wakapolres Kompol Yulianto saat melakukan gelar perkara terhadap pelaku Curat, Curas dan Curanmor (3C) di Mapolres OKU Timur, kemarin (22/8).
Menurut Kapolres, dalam sepekan mulai Senin (15/8) hingga Minggu (21/8), pihaknya berhasil mengungkap 7 kasus dan mengamankan 8 orang tersangka curat dan curas atau yang sering disebut gerandong. “Modus yang dilakukan para tersangka ini adalah dengan memepet motor yang dikendarai korbannya. Setiap beraksi tersangka selalu membawa senjata tajam dan ada yang menggunakan senpi rakitan ” ujar Kapolres.
Setelah korban dipepet lanjut Kapolres, pelaku langsung menodongkan senjata tajam atau senpi. Dan apabila korbannya melawan, pelaku tidak segan untuk melakukan penganiayaan. Untuk mempersempit ruang gerak pelaku 3C ini, seluruh jajaran kepolisian setiap hari melakukan operasi guna mengungkap para pelaku.
“Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melapor atau memberi informasi kepada polisi terhadap keberadaan gerandong yang sangat meresahkan. Kita dari kepolisian akan menjamin identitas masyarakat yang melapor dan melindungi dirinya beserta anggota keluarganya,” janji Kapolres.

Ketika ditanya motif yang dilakukan kawanan gerandong tersebut, diakui Kapolres sebagian besar akibat faktor ekonomi dan pengaruh narkoba. “Kesulitan ekonomi dan pengaruh narkoba membuat pelaku nekat melakukan apa saja demi mendapatkan uang,” terangnya.

Adapun hasil rampokan pelaku kebanyakan dijual ke penampung dengan harga yang sangat miring. Dalam ekspose kasus tersebut, selain 8 tersangka polisi juga mengamankan 4 unit sepeda motor berbagai merk, senjata tajam jenis pisau dan golok, senpi rakitan, beberapa handphone dan tas serta baju yang digunakan pelaku. (awa)

 

LEAVE A REPLY