Edhy Prabowo Raih Gelar Doktor dari Unpad

0
275

RADAR PALEMBANG– Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan ucapan selamat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, yang resmi menyandang gelar doktor ilmu komunikasi dari Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.

Edhy menjadi satu dari ribuan wisudawan dan wisudawati dalam prosesi wisuda gelombang III dan IV Tahun Akademik 2019-2020 di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Bandung, Rabu (5/8). “Selamat pak menteri…,” twit Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (5/8).

Semoga menambah manfaat bagi rakyat dan sektor kelautan khususnya…,” lanjut wakil ketua umum Partai Gelora Indonesia itu merespons twit Edhy Prabowo di akun @Edhy_Prabowo. Baca Juga: Lima Kali Rapid dan Swab Test, Fahri Hamzah: Tekor Awak Dalam twitnya, Edhy mengungkapkan rasa syukur karena telah resmi bergelar doktor. Bagi Edhy, gelar itu bukan hanya kebanggaannya pribadi dan keluarga, tetapi amanat untuk terus mengabdi kepada negeri.Alhamdulillah resmi bergelar Doktor. Terima kasih atas doa dan dukungan teman-teman semua.

Gelar ini tak sebatas menjadi kebanggan buat saya & keluarga, tapi juga amanah utk terus mengabdi pd negeri. Semangat terus teman-teman yang sedang berjuang meraih mimpi. #menteriedhy #unpad,” twit Edhy.

Edhy sebelumnya menjalani sidang terbuka doktor di Aula Grha Sanusi, Unpad, Bandung, Rabu 11 Maret 2020 lalu. Edhy mempertahankan disertasi yang berjudul “Komunikasi Persuasif Calon Legislatif dalam Kampanye Politik” dengan studi kasus Daerah Pemilihan I Sumatera Selatan pada Pileg 2014-2019. Saat sidang itu, Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hadir langsung untuk memberikan semangat dan dukungan kepada Edhy.

Diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menjalani ujian sidang terbuka doktor di Aula Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020).

Disertasi yang dibuat Edhy mengusung judul ‘Komunikasi Persuasif Calon Legislatif dalam Kampanye Politik’ dengan studi kasus daerah pemilihan (Dapil) I Sumatera Selatan pada Pemilu Legislatif periode 2014-2019. Sebelumnya, Edhy telah menyelesaikan ujian tertutup pada Jumat, 24 Januari lalu.

Sidang tersebut dipimpin langsung Rektor Unpad Rina Indiastuti dengan Sekretaris Sidang Dr Atwar Bajari didampingi Tim Promotor yang terdiri dari Dr. Dadang Rahmat Hidayat, Prof. Dr Bachtiar Ali dan Dr. Dadang Sugiana. Sedangkan Tim Oponen Ahli meliputi Dr. Siti Karlinah, Dr. Suwandi Sumartias dan Prof. Dr. Ir. Mahfud Arifin.

Turut hadir Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dalam ujian sidang terbuka doktor tersebut. Dia datang untuk memberi dukungan secara langsung kepada Edhy.
Dalam penelitiannya, Edhy menyoroti adanya perubahan sikap mental dari para pemilih yang semakin kritis. Para pemilih cenderung tidak mudah percaya dengan politik uang atau money politics.

“Selain itu, para pemilih semakin memiliki kedaulatan ketika akan memilih pilihannya. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa pemilih kritis atau pemilih tradisional dan bahkan mereka yang berada dalam lingkungan masa mengambang (floating mass) tetap saja memiliki kecerdasan untuk secara jitu mengetahui integritas calon legislator,” kata Edhy.

Disertasi yang ia buat menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen. Edhy kemudian menganalisis dan menyimpulkan data-data tersebut berdasarkan fenomena yang diteliti. Adapun narasumber atau informan yang menjadi subjek dalam penelitiannya berasal dari anggota partai yang lolos maupun yang tidak lolos pada Pemilu Legislatif.

“Melalui penelitian ini, saya menekankan pentingnya komunikasi persuasif yang terencana dengan baik dan teliti untuk membuat konstituen mudah menerima pesan-pesan persuasif. Jika konstituen sudah terpersuasi, maka muncul kepercayaan konstituen pada calon legislatif tersebut,” jelas Edhy.

Dengan begitu, menurutnya penggunaan biaya politik dapat ditekan seminimal mungkin. “Yang terpenting, dengan kecilnya biaya politik maka dapat menghindari adanya politik uang,” ujarnya.

Usai memaparkan disertasinya, dia dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan. Tim penguji memberinya predikat cumlaude. “Saudara dinyatakan lulus ujian, dengan pujian yudisium cumlaude. Sebagai Rektor Unpad saya ucapkan selamat,” kata Rektor Unpad Rina Indiastuti usai sidang.

Usai dinyatakan lulus, Edhy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menhan Prabowo Subianto. Ia menyebut, banyak jasa yang diberikan Prabowo kepadanya.
“Penghargaan tertinggi dan hormat saya haturkan kepada Prabowo Subianto. Bapak meyakinkan kami untuk menyongsong masa depan,” kata Edhy.

Sambil mencucurkan air mata, Edhy mengaku bahagia atas gelar doktor yang diterimanya dari Unpad. “Mohon maaf terlalu terbawa perasaan, tapi itu perasaan saya sebenarnya,” sambil mengusap air matanya.

Dukungan yang diberikan Prabowo kepada Edhy, sangat berkesan sehingga membangkitkan kepercayaan dirinya.

“Beliau meyakinkan kami bersama 15 teman saya yang ada disini. Beliau meyakinkan saya untuk berguna itu tidak harus menjadi tentara. Kami siap terus di belakang bapak, saya tidak cengeng, tapi saya senang dapat (lulus) disertasi,” ujar Edhy.

“Beliau adalah mentor dan guru saya yang memberikan masukan, sehingga saya juga diusulkan beliau untuk menjadi menteri kabinet Indonesia maju,” tambahnya.

Edhy juga berterima kasih kepada ibunda, istri, anak dan sanak keluarga yang memberikan dukungan. Selain itu ia juga berterima kasih kepada civitas akademika Unpad dan keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan. (zar)

LEAVE A REPLY