Dukung Capres, Jangan Gunakan Anggaran Daerah

0
375

 

RADAR PALEMBANG, RP – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo menyatakan kepala daerah (Kada) boleh menyatakan dukungan kepada salah satu sosok calon presiden (Capres). Sebab hal tersebut dinilai tidak ada pelanggaran.

“Kalau kepala daerah itu jabatan politis, dipilih oleh partai politik maupun oleh gabungan partai politik. Kalau dia mau deklarasi boleh, tapi nggak boleh pakai aset pemda,” kata Tjahjo di Palembang, Kamis (11/10).

Dukungan kepala daerah, kata Mendagri, boleh dilakukan asal tidak menggunakan anggaran daerah. Baik fasilitas maupun biaya perjalanan kepala daerah tersebut yang selama ini melakat pada dirinya.

“Kalau menyampaikan aspirasi dukung pasangan A atau B ke Jakarta ya boleh, tapi jangan pakai SPJ bupati. Jadi saya kira nggak ada masalah. Karena tugas gubernur, bupati dan walikota juga kan menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.

Tjahjo mencontohkan Gubernur Sumsel, Herman Deru yang mendukung Jokowi-Maruf Amin. Menurutnya mereka sama-sama didukung partai politik. Termasuk gabungan partai politik.

“Kayak Sumsel, tim suksesnya gubernur. Diakan dari partai pengusung, ya sah-sah saja. Tapi tidak boleh bawa Sekda sama SKPD-nya, itu aja,” katanya.

Menurutnya, semua pelaku kebijakan dan perangkat pemerintahan, bahkan sebagai Menteri, apabila setiap mau melangkah dalam konteks kampanye harus izin terlebih dahulu. “Bupati, walikota harus izin, itupun harus seminggu sekali, kalau bisa Sabtu atau Minggu saja dan nggak boleh memakai anggaran, tidak boleh juga didampingi aparatnya,” katanya.(tma)

 

LEAVE A REPLY