Dua Kantor SKPD Pindah

0
645

RADAR PALEMBANG – Rencana pembangunan Jembatan Musi IV, kian menemui titik terang setelah rapat final pemantapan trase (jalur pembangunan) disepakati. Trase jembatan Musi IV masih sama dengan trase sebelumnya hanya saja kini lebih jelas dan final tinggal melakukan sosialisasi saja pada pihak-pihak yang bakal terkena jalur Musi IV.

“Pembangunan Musi IV sudah dalam tahap final trase sehingga selanjutnya akan kembali dilanjutkan dengan pembuatan Detail Engenerig Desain (DED) jembatan,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Kota Metropolitan Palembang BBJN III Ahmad Taruna Jaya, Rabu (7/5).

Dia mengatakan, Palembang sebagai salah satu kota besar sudah seharusnya melakukan pembangunan dan penambahan fasilitas khususnya jembatan. Saat ini kepadatan lalulintas sudah semakin membeludak dan segera harus dilakukan pembangunan. “Sesuai dengan Perda Palembang Nomor 15 tahun 2012 pasal 17 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah merencanakan akan membangun sejumlah jembatan mulai dari jembatan Musi III hingga Musi VI sebagai akses baru lalulintas,” jelasnya.

Dari hasil final penetapan trase disepakati di jalur ilir pembangunan Musi IV akan mengenai sebagian kantor Dinas Tatakota dan PUBM, dan bangunan rumah warga di sekitar Sungai Jeruju tersebut.

Sementara di kawasan seberang Ulu tetap pada jalur yang lama yakni di 14 ulu. Tidak ada bangunan komersil hanya pemukiman dan lahan kosong milik warga saja. Sementara itu makam Mbah Priok yang terancam terkena trase pembangunan akan dihindari tidak akan terkena dampak pembangunan. “Suatu pembanguna pasti ada dampaknya tidak mungkin tidak ada dampak namun seminimal mungkin kita usahakan untuk mengindarinya,” urai Taruna.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tata Kota Palembang, Hasmi Lakoni, mengatakan telah mengetahui jika Dinas Tatakota Palembang terkena dampak pembangunan Musi IV. “Ya kami sudah tahu bakal kena imbas pembangunan tapi kita dukung karena ini demi kebaikan dan kemajuan pembangunan semakin maju,” kata dia.

Sebagai persiapan, maka Dinas Tata Kota telah menyiapkan diri untuk pindah kantor. Kantor Dinas Tatakota baru direncanakan akan dibangun di lahan kosong di sebelah kator Dinas PUCK dan Perumahan Pemkot. “Soal kapan akan pindah dan seperti apa kantor baru yang akan ditempati nanti kami belum tahu persis sebab masih lama akan pindah,” pungkasnya. (tma)

LEAVE A REPLY