Disdukcapil Akan Gelar GISA

0
375

RADAR PALEMBANG, Mengingat pentingnya administrasi kependudukan, 11 Juli mendatang, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prov. Sumsel akan melakukan seremonial Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).

Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) ini, merupakan sebuah gerekan ekosistem pemerintah akan sadar administrasi kependudukan. Dasar dari pelaksanaan GISA ini adalah UU no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan yang bagaimana sudah dirubah dengan UU no 24 tahun 2013.

Drs. Rehinhard Nainggolan, M.Si. Plt, Kepala Dinas Kependudukan pencatatan Sipil Prov. Sumsel menuturkan bahwa pelaksaan ini merupakan intruksi dari Menteri dalam negeri RI no 370/837/SJ tentang gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan.

“Tujuannya supaya lapisan masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan, salah satu dokumen yang sangat mendasar yakni kartu tanda kependudukan (KTP),” katanya saat dijumpai di kantornya, Senin (9/7).

Maka dari itu, lanjutnya menindak lanjuti dari pada hasil rapat kerja nasional Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dimana rapat tersebut sudah dilaksanakan pada febuari 2018 lalu, yang dirangkai dengan pencanangan gerakan Indonesia sadar akan administrasi kependudukan secara nasional yang dicanangkan langsung oleh bapak Menteri Dalam Negeri yakni Cahyo Kumolo.

“Sumatera Selatan tahun ini, tepatnya 11 juli nanti akan menindak lanjuti mengimplentasikan perintah tersebut dengan melaksanankan secara tingkat provinsi,” ulasnya

Jelasnya, kegiatan ini secara seremonial juga nelakukan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk perekaman dan pencatatan KTP elektronik. Bagi masyarakat yang Sumsel yang belum memiliki KTP elektronik.

Pelayanan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dari 11 juli hingga 13 juli mendatang. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. Di Aula Asmara Haji Palembang.

“Pelayanan ini tidak hanya diperuntukan bagi masyarakat palembang saja, tetapi untuk semua penduduk kabupaten kota yang saat ini ada di kota Palembang. Seperti anak sekolah, yang sedang kuliah, bekerja dan lainnya bisa melakukan pelayanan pencatatan dan perekaman KTP karena ini diperuntukan untuk semua masyarakat Sumsel, walaupun mereka berdomisili dikabupaten lain,” jelasnya

Untuk itu, Reinhard juga menyampaikan, bagi masyarakat yang ingin melakukan pelayanan ini diharuskan untuk membawa Kartu Keluarga (KK), karena ini merupakan syarat yang mendasar. Tidak hanya itu, bagi yang KTP nya sudah rusak bahkan hilang sekali pun bisa dicatatkan ulang, KTP ini berlaku untuk seumur hidup dan pelayanan ini gratis.

Reinhard juga berpesan, karena ini pelayanan masal, pasti masyarakat akan membludak, beliau menghimbau untuk tertib melaksanakan budaya antri,sehingga proses nya dapat berjalan dengan lancar. (hen)

LEAVE A REPLY