Direksi BSB Dirombak

0
851

 

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel memutuskan merombang jajaran direksi dan komisaris. Salah satu posisi paling penting yakni Direktur Utama dilakukan pergantian.

Muhammad Adil yang menempati jabatan sebagai Direktur Utama sejak tahun 2013 diberhentikan dengan hormat berdasarkan hasil RUPS. Untuk menggantikan posisi Dirut, pemegang saham mengusulkan tiga nama yakni Ahmad Syamsudin dari bank Mandiri, Filani Zikri BNI dan Rudhyanti Mooduto dari BNI.

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru usai RUPS dikantor Pusat Bank Sumsel Babel mengatakan, secara bulat RUPS menetapkan pergantian komisaris Utama yang dijabat selama dua periode oleh Yusri Effendi. Selain itu RUPS LB juga menetapkan pergantian posisi Dirut yang dijabat Muhammad Adil.

“Rapat memutuskan mngusulkan tiga nama yang nantinya akan dipilih dua orang untuk ajukan ke OJK untuk mengikuti pit and proper test. Semua nama yang diusulkan dari unsur perbankan yakni BNI dan Bank Mandiri,” jelas Gubernur Kamis (28/11).

Sementara untuk dua posisi direksu yang dijabat oleh Samulidin dan Antonius dipertahankansampai 2021, semua kekosongan direksi dan komisaris sedang diusulkan. Menurut Gubernur pergantian kursi Dirut ini dilakukan karena dari sisi pencapaian kinerja masih belum memuaskan.

Tahun 2017 itu pak adil diberikan waktu enam bulan untuk memperbaiki kinerja, harusnya bulan juni kemarin namun RUPS tidak diadakan karena sibuk untuk persiapan Asian Games dan Pilkada. “Setelah dievaluasi hasil RUPS tahun 2017 lalu kinerja masih belum memuaskan terutama untuk sektor ekspansi kredit dan penambahan jumlah nasabah. Kami lihat ada penurunan jumlah nasabah dan kredit,” jelasnya.

Menurutnya, BSB harus segera besar dan persaingan semakin ketat terutama dengan bank nasional sementara kita tuan rumah wajar jika kita besar di rumah sendiri tidak kalang dengan bank nasional, makanya kita butuh pemimpin yang enerjik yang bekerja baik dan solid.

Corporate Sekretary Bank Sumsel Babel Faisol Sinin menjelaskan, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) memutuskan untuk melakukan pergantian posisi komisaris utama dan Direktur Utama. “Untuk posisi Komisaris Utama yang dijabat oleh Yusri Effendi diganti kerena masa jabatan beliau habis pada 8 Desember nanti. Nama yang diusulkan untuk menggantikan posisi Komisaris Utama adalah Ir Eddy Junaidi MSi,” jelas Faisol.

RUPS juga memutuskan untuk memperpanjang jabatan Komisaris Independen yang dijabat oleh Burhanuddin. Serta menyetujui dan menetapkan calon komisaris independen lainnya yakni Henoversa dan Saputra Satria. Dua nama ini pensiunan BSB yang pernah menjabat posisi kepala divisi.

Untuk mengisi kekosongan posisi dua direksi yang sudah lama kosonng yakni direktur operasional dan kepatuhan, RUPS menytujui usulan beberapa nama. Untuk posisi direktur operasional diusulkan tiga nama yakni Oktiandi, Jhon Isman dan Dicky Sahbandinata.

Sementara untuk posisi direktur kepatuhan diusulkan tiga nama yakni M Haikal, Mustakim dan Edison Marilitua. “Hasil RUPS juga membatalkan pengajuan tiga nama posisi reksi pada RUPS tahun lalu. Untuk saat ini posisi Direktur dijabat secara rangkap oleh dua direksi yang masih adayakni Samiluddin dan Antonius Prabowo Agro,” jelas Faisol.

 

Zikri dan Dicky Mengaku Siap

 

Dua nama yang diusulkan oleh pemegang saham untuk menempati posisi direksi mengaku siap jika mendapatkan tugas tersebut yakni Filani Zikri Hasan dan Dicky Syahbandinata.

“Saya masih diluar kota dan sejauh ini belum mendpatkat pemberitahuan secara resmi, namun jika memang dipita saya siap,” kata Zikri kepada Radar Palembang. Dirinya belum bisa berbicara banyak sebab surat resmi dari pemegang saham belum sampai kepadanya karena memang RUPS LB baru dilakukan.

Salah satu nama yang diuculkan untuk menempati posisi jaran direksi tepatnya Direktur Operasional Dicky Sahbandinata mengaku siap jika dirinya diminta oleh pemegang saham BSB.“Jika memang allah menghendaki dan pemegang saham Bank Sumsel Babel meminta saya siap untuk mengikuti mekanisme yang berlaku di sana,” jelas Dicky, Kamis (28/11).

Dicky yang merupakan pria kelahiran Sumsel saat ini menempati posisi sebagai Kepala DIvisi Komersial Banking di Bank Jawabarat dan Banten (BJB). Sebelumnya empat tahun lalu dia sempat menjadi Kepala cabang BJB Palembang.

Saat ini saya masih fokus berkarir di BJB, namun jika nantinya ada tugas dan amanat untuk berkarir di Bank Sumsel Babel tanah kelahiran tentu saya siap. Sejauh ini kata Dicky belum ada pemberitahuan secara resmi dari pemegang saham atau dari pihak Bank Sumsel, dia baru mengentahui jika namanya masuk bursa yang akan dicalonkan dari selentingan mulut ke mulut. “Sekali lagi jika diamanatkan saya siap. Makanya saya menyerahkan sepenuhnya mekanisme yang berlaku di Bank Sumsel Babel,” terang Dicky.

 

Pulang Kampung dan Rehat Sejenak

Direktur Utama Bank Sumsel babel periode 2013-2018 Muhammad Adil menuturkan ucapan terima kasih kepada semua stakeholder yang selama ini mendukungnya dalam upaya perbaikan kinerja Bank Sumsel Babel mulai dari kalangan pengusaha pemerintah pejabat dan media yang sudah mendukungnya selama lima tahun menempati posisi Dirut BSB.

“Hari ini (kemarin, red) atas keputusan RUPS LB kami diberhentikan, artinya selesailah sudah masa tugas saya selama kurang lebih lima tahun di Bank Sumsel Babel ini, terima kasih kepada semua pihat yang sudah membantu dan mensukseskan, insyallah nanti direksi yang baru bisa meningkatkan lagi kinerja bank ini,” jelas Adil.

Setelah ini saya harus pulang lagi ke Jakarta untuk istirahat sejenak. Untuk karir berikutnya, Adil belum bisa memberi tahu apakah akan berkarir lagi di bank Sebelumnya yakni BNI atau kembali memimpin BUMD. “Yang jelas setelah masa jabatan berakhir saya akan istirahat dan stey sejenak di Jakarta sambil bermain dengan cucu saya,” jelasnya. (iam)

 

Hasil RUPS LB BSB

 

  • Pergantian Komisaris Utama Yusri Efendi (Habis Mas Jabatan)diusulkan digantikan Ir H Eddy Junaidi MSi
  • Direktur Utama Muhammad Adil diberhentikan dengan hormat
  • Memperpanjang masa jabatan dua direksi, yakni Samuluddin dan Antonius
  • Ada tiga nama yang diajukan untuk mengganti posisi Dirut yakni Filani Zikri Hasal (BNI) Ahmad Samsudin (Bank Mandiri) dan Rudhyanto mooduto (BNI)
  • Mengusulkan tiga nama calon Direktur Operasional Oktiandi, Jhon Isman dan Dicky Sahbandinata
  • Mengusulkan tiga nama calon Direktur Kepatuhan M Haikal, Mustakim dan Edison Marilitua
  • Mengusulkan dua nama calon Komisaris Independen Hanoversa dan Saputra SatriaSumber : Corporate Secretary BSB

LEAVE A REPLY