Diduga Ada Pungli Dipengurusan SPJ DD dan ADD

0
17063

 

 

RADAR PALEMBANG – Diduga Oknum pegawai Kantor Kecamatan Muara Kelingi melakukan punggutan liar (Pungli) dalam pembuatan Surat Pertangung Jawaban (SPJ), Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 lalu.

 

Data yang berhasil dihimpun Radar Palembang, di Kecamatan Muara Kelingi ada 20 desa. Untuk SPJ Dana Desa Rp5 Juta perdesa, dalam setahun dua kali SPJ jadi Rp10 juta.

 

Untuk SPJ ADD Rp2,5 juta perdesa pertriwulan, dalam setahun empat triwulan jadi Rp10 juta. Dalam setahun desa harus mengelontor Rp20 juta untuk pembuatan SPJ.
Bagi desa yang tidak meminta dibuat SPJ maka desa menyetor uang Untuk DD Rp2,5 juta perdesa dikali dua jadi Rp5 Juta, sedangkan untuk ADD Rp1,5 juta perdesa dikalikan empat triwulan jadi Rp6 juta.

 

“Bukan kami tidak mampu membuat SPJ, tapi kami diharuskan agar kecamatan yang membuat SPJ. Kami tidak dapat membuat SPJ dikarenakan fasport Siskaudes kami dikuasai oknum pegawai kecamatan,”kata salah satu perangkat desa yang minta namanya untuk tidak disebutkan.

 

Ditambahnya, dirinya berharap Bupati Musi Rawas melakukan reformasi birokrasi di Kantor Kecamatan Muara Kelingi, sebab jika terus-terusan ada pungli maka sulit desa untuk maju dan mandiri.

 

“Kapan kita akan maju kalau terus begini, seharusnya perangkat desa dibina bukan dibodohi,”katanya

 

Terpisah, Sekda Musi Rawas H Isbandi Arsyad mengatakan, pihak segera memanggil Camat Muara Kelingi untuk diminta keterangan.”Kami akan panggil camatnya, biar permasalahannya jelas,”jelasnya singkat.

 

Sementara itu, Camat Muara Kelingi Firdaus tidak dapat dikonfirmasi karena saat disambang awak media di kantornya tidak ada dan saat dikonfirmasi melalui pia telpon nomor HP tidak aktip / tidak bisa dihubungi.(jam)

LEAVE A REPLY