Di Sumatera Selatan, Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan Mencapai Rp10,78 T dan KUR tersalurkan Rp2,28 T

0
208

RADAR PALEMBANG – Pandemic Covid-19 yang masih terjadi saat ini turut berimbas tidak hanya pada sektor kesehatan masyarakat, namun juga pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, OJK KR 7 Sumbagsel terus bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait guna mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya di Sumatera Selatan.

8Beberapa hal telah dilakukan OJK KR 7 Sumbagsel antara lain memastikan restrukturisasi dari perbankan/perusahaan pembiayaan berjalan lancar dan mencari langkah solutif atas kendala yang ada, meningkatkan penyaluran dana PEN oleh HIMBARA ke sektor usaha pengungkit ekonomi daerah, misalnya KUR Pertanian Padi, dan memfasilitasi BPD Sumsel Babel agar dapat mengambil peran dalam mengoptimalkan penyaluran dana PEN di daerah.

Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho, menyampaikan bahwa per 21 September 2020, jumlah kredit/pembiayaan Perbankan yang telah direstrukturisasi sebanyak 71.006 debitur dengan nilai sebesar Rp.6,27 Triliun, sedangkan untuk jumlah kredit/pembiayaan Perusahaan Pembiayaan yang telah direstrukturisasi sebanyak 119.874 debitur dengan nilai sebesar Rp.4,51 Triliun. Jumlah restrukturisasi ini terus meningkat meskipun terjadi pelambatan seiring dengan mulai aktifnya kegiatan ekonomi di Sumsel.


Lebih lanjut disampaikan pula bahwa per Agustus 2020, penyaluran KUR di Prov. Sumsel telah mencapai 2,28T dengan total debitur sebanyak 50.489 debitur, yang didominasi oleh Kredit KUR Mikro sebesar 1,29 T atau sebesar 57% dan dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) 0%.

Selain melaksanakan fungsinya dalam melakukan pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, selama pandemic ini OJK KR 7 Sumbagsel juga mengimbangi tugas pokok tersebut dengan beberapa kegiatan worklife balance, misalnya dengan melakukan kegiatan berkebun bersama, berbagi peduli sesama, gerakan go green, dan sharing knowledge kepada stakeholder guna peningkatan kapasitas SDM.

Diharapkan dengan kegiatan worklife balance yang dibungkus dalam budaya kerja OJK KR 7 Sumbagsel ini, insan OJK dapat terus berkontribusi memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, baik secara kedinasan maupun secara individual. (hen)

LEAVE A REPLY