Dewan Inisiasi Raperda Pendidikan Alquran

0
103
Walikota Palembang Harnojoyo, menandatangani Perda APBD Peruabahan usai sidang paripurana pengesahan RAPBD-P di DPRD Kota Palembang, kemarin

RADAR PALEMBANG– DPRD Kota Palembang mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif tentang Pendidikan Alquran di Kota Palembang. Raperda ini disampaikan saat rapat paripurna DPRD Kota Palembang, Senin (12/8).

Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan mengatakan Raperda inisiatif tentang pendidikan Alquran ini bertujuan untuk mendukung program Pemerintah Kota Palembang yakni Palembang Emas Darussalam. “Sesuai visi Pak Walikota, Palembang Emas Darussalam, Palembang yang penuh dengan nuansa keagamaan, dengan penyelenggara pendidikan Alquran, semoga semakin menambah anak-anak di Kota Palembang paham tentang Alquran,”ujarnya kemarin.

Selanjutnya diharapkan nilai-nilai Alquran akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Jika anak-anak sudah menerapkan nilai Alquran, Insya Allah Palembang semakin berkah,” jelasnya.

Walikota Palembang Harnojoyo menanggapi positif Raperda yang digagas DPRD Kota Palembang ini. “Tentu kami sangat mendukung usulan Raperda ini. Semoga cepat bisa ditetapkan sebagai Perda dan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan Pendidikan Alquran di Palembang,” jelasnya.

Menurut dia, perubahaan APBD dimungkinkan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, terdapat keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi antar kegiatan dan antar jenis belanja serta terjadi keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang berjalan.

” Perubahaan anggaran pendapatan pada APBD tahun 2019 dikarenakan adanya penambahan proyeksi penerimaan pajak daerah, perubahaan alokasi dana perimbangan serta dana bagi hasil dari Pemprov Sumsel,” katanya.

Adapun kata Harnojoyo anggaran pendapatan daerah pada perubahaan APBD ini diperkirakan sebesar Rp 4.756.603.578.504,56 atau  lebih tinggi 2,52 persen dari anggaran pendapatan induk tahun 2019. “Anggaran semula untuk PAD sebesar Rp 1.652.647.400.000 setelah perubahaan direncanakan menjadi Rp 1.657.736.368.537,” pungkasnya.(spt)

 

LEAVE A REPLY