Dewan Desak Normalisasi Sungai

0
657

 

RADAR PALEMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel menggelar rapat bersama dengan jajaran dinas petanian provinsi dan kabupaten/ kota untuk membahas masalah potensi di sektor pertanian. Pasalnya, swasembada pangan terutama beras menjadi fokus utama pemerintah tahun in

Ketua Komisi II DPRD Sumsel Joncik saat rapat mengungkapkan, peningkatan produksi pangan perlu dilakukan. Dewan sendiri sudah meminta pemerintah mulai dari pemda hingga ke Kementrian Pertanian untuk membahas masalah pertanian agar kelak tidak ada lagi masalah terutama masalah

Permasalahan utama pertanian yang ada di Sumsel saat ini terlalu banyak bergantung pada sawah tadah hujan, akibatnya pertanian rawan terjadi kekeringan ketika memasuki musim kemarau. Dewan sendiri kata dia, sudah mengajukan usulan perbaikan irigasi ke pemerintah pusat melalui anggota DPR RI asal Sumsel Edhie Prabowo.

Sistem irigasi yang bagus perlu segera di bangun. Pemerintah harus membuat irigasi yang terkoneksi dengan aliran sungai kecil, hal sudah lumrah dilakukan masyarakat hanya saja masih butuh perbaikan. ”Kami dari komisi II terus memperjuangkan adanya program untuk melakukan normalisasi sungai berupa pengerukan. Paling tidak jika hal ini dilakukan ada 15 ribu hektar sawah bisa teraliri air tanpa harus bergantung lagi dengan hujan,” kata Joncik

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Ogan Ilir Norman mengatakan, di Ogan Ilir ada sekitar 50 ribu hektar sawah tanaman padi lebak lebung, yang sudah memiliki jaringan irigasi desa baru 20 ribu hektar, semenara 15 ribu hektar baru mau dibangun dan sisanya belum ada sama sekali.

“Akibat jaringan irigasi pada sawah lebak ini petani hanya bisa menanam satu kali dalam satu tahun, progam untuk mengajak petani tanam dua kalu sudah pernah dilakukan namun gagal karena minimnya saluran irigasi yang memadai, akibatnya jika tidak kebanjiran malah terjadi kekeringan,” jelas dia.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Hari Hadi mengatakan, palembang saatini memiliki 6.202 lahan pertanian, dari jumlah tersebut setidaknya bisa mencukupi kebutuhan beras untuk Kota Palembang. “Bantuan perbaikan tentu saja perlu dilakukan untuk lebih mengoptimalkan lahan agar produksi bisa maksimal, sebab Palembang memiliki keterbatasan lahan pertanian.

Harapkan Perbaikan RPH Gandus

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Palembang mengharapkan pembangunan rumah potong hewan (RPH). Pasalnya, kondisi RPH yang terletak di Kecamatan Gandus saat ini sangat memprihati

“RPH Gandus ini satu-satunya yang ada di Sumsel, hanya kondisinya tidak memungkinkan, sementara pemotongan hewan setiap harinya lebih kurang 40 ekor, ditambah di bulan Ramadhan ini, pemotongan hewan bertambah. Jadi RPH Gandus ini memang perlu perbaikan,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Hari Hadi dalam rapat bersama Komisi II DPRD Sumsel, Selasa (3

Dikatakan Hari, pihaknya sudah mengusulkan pembangunan RPH ini ke Pemerintah Pusat pada tahun 2016 mendatang. “Untuk pembangunan RPH ini kami sudah melakukan berbagai persiapan, mulai dari planning hingga pembahasan di Musrembang,” katanya. (iam)

 

LEAVE A REPLY