D4F Kian Familiar di Masyarakat

0
1650

 

RADAR PALEMBANG – Komunitas Dream 4 freedom (D4F) kembali menggelar kegiatan unstoppable dream meeting Palembang  di Grand Atyasa, pada Minggu malam (29/11). Antusiasme masyarakat terlihat sangat besar terhadap investasi yang seolah membawa pesan, dapat duit tanpa kerja itu.

Pantauan Radar Palembang, Minggu malam (29/11) di Grand Atyasa, baik itu anggota D4F maupun masyarakat, terlihat sangat antusias mengikuti acara tersebut. Ini menunjukkan kalau bisnis D4F sudah sangat familiar. Hanya saja, hingga saat ini masyarakat belum mengetahui apakah komunitas tersebut legal atau ilegal.

Baik perempuan maupun laki-laki dari berbagai usia terlihat memadati pintu masuk ballroom Grand Atyasa. Di depan pintu masuk ballroom, terparkir mobil sport Ferrari hitam, milik salah satu pimpinan D4F, sehingga membuat mata para calon peserta D4F yang mengikuti acara terpana.

Muhammad Abdul Sukur, salah motivator D4F dalam sambutannya memberikan motivasi dan semangat kepada para anggota maupun calon anggota yang hadir. Jika bergabung dengan D4F, dalam waktu sekejap akan meraup keuntungan yang sangat besar. Hanya dengan menabung uang dan merekrut anggota saja. “Komunitas sangat tepat karena dapat saling membantu antar sesama anggota. Komunitas ini dibangun dari kita untuk kita, kenapa ragu untuk bergabung,” kata Abdul.

Dengan suara yang lantang ia mengajak seluruh yang hadir untuk bergabung. Karena dengan bergabung meraup keuntungan yang sangat besar tanpa kerja keras. Hanya dengan membuka website dan menabung. “Siapa kita? Kita adalah D4F,” seru dia
Sementara itu, salah satu masyarakat peserta seminar yang diwawancarai koran ini, Muhtadin yang berprofesi sebagai anggota TNI di satuan Bakang Palembang berujar, dirinya tidak khawatir dengan investasi ini. Ia yakin uangnya tidak akan hilang secara cuma-cuma karena komunitas ini sudah berbadan hukum. “Saya tidak takut bahwa investasi ini bodong, karena selama ini saya tanyakan kepada semua anggota uang yang ditransfer tidak ada ganguan alias lancar,” ujar dia.

Dijelaskan Muhtadin, ia akan melakukan kekuatannya jika nantinya komunitas ini bodong sebagaimana profesinya selama ini. Dan yang pasti dengan bergabung dalam komunitas itu dia mendapatkan keuntungan yang sangat besar. “Saya bergabung sudah 5 bulan, modal sudah kembali. Dan, saya memiliki anggota sebanyak tiga orang, dan yang pasti kenapa harus takut karena orang luar negeri saja banyak yang bergabung,” ujar dia.

Salah satu member D4F Marcos mengaku, sudah lebih dari 5 bulan bergabung dengan D4F dengan meraup keuntungan mencapai Rp 20 jutaan lebih. Hanya dengan modal Rp 5 juta kategori gold,.ia meraup keuntungan baik dari kategori  pasif maupun aktif. “Kalau pasif keuntungan yang didapatkan 1 persen perhari, sesuai dengan uang yang dimasukan dalam D4F. Sedangkan bonus aktif sesuai dengan jumlah berapa banyak orang yang ada di bawah kita,” ujar dia.

Marcos mengklaim bahwa pola bisnis yang dijalani seperti D4F sama seperti sistem arisan. Dengan kata lain membantu sesama anggota. Sehingga tidak ada kekhawatiran akan adanya penipuan. Karena D4F bukan dikelola oleh managemen maupun owner, namun uang dikelola langsung oleh para anggota, sehingga tidak mungkin uang akan hilang secara cuma-cuma.

Marcos sendiri terus mengajak masyarakat Palembang untuk bergabung dengan D4F, anggotanya sendiri mencapai 58 orang. Otomatis semakin banyak yang bergabung semakin banyak keuntungan akan diraup setiap harinya. (zar)

 

LEAVE A REPLY