Cinta Rupiah Kuatkan Mata Uang

0
574

Puncak Rangkaian Gerakan Cinta Rupiah

RADAR PALEMBANG – Puncak rangkaian gerakan Cinta Rupiah kerjasama Radar Palembang dan Bank Indonesia berlangsung sukses. Kegiatan yang digelar di Atrium OPI Mall, Jakabaring, Palembang pun berlangsung meriah. Cinta rupiah akan menguatkan mata uang sendiri.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Direktur Kepala Tim Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sumsel Indra Kupriadi, Staf Ahli Walikota Palembang bidang Pemerintahan Sosial dan Masyarakat Herly Kurniawan, Camat Jakabaring Romli serta Direktur Bank Sumsel Babel Antonius Agro Prabowo.
Kegiatan ini juga didukung oleh Bank Sumsel Babel, BNI, Bank Mandiri, Astra Honda Motor, Pegadaian, Go Jek, Bayarin, Alfamart, Telkomsel, Smartfren, Indosat, Rumah Zakat, Hotel Batiqa, The Zuri Hotel, Ganesha Operation, The 101 Hotel, Amanzi Water Park, Bakso Malang Bu Lies dan Enesis.
Menurut, staff Ahli Walikota Bidang Pemerintahan Sosial Masyarakat, Herly Kurniawan mengatakan mata uang rupiah adalah alat pembayaran yang selama ini digunakan oleh masyarakat Indonesia. Rupiah menjadi kebanggaan bangsa dan negara kita. Cinta rupiah akan menguatkan mata uang.
“Maka dari itu sangat penting memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terutama anak-anak mengenai keaslian rupiah agar tidak menjadi korban dari peredaran uang palsu,” ujarnya Rabu (30/10).
Dia mengatakan, selain itu kegiatan ini juga memberikan pengetahuan kepada anak-anak akan pentingnya menjaga rupiah. “Dengan adanya kegiatan seperti ini maka menjadi bukti nyata kecintaan kita terhadap Indonesia. Dan saya berharap para generasi muda dapat memahami ciri-ciri keaslian rupiah,” jelasnya.
Lanjutnya, Dengan mencintai rupiah maka kita semua bisa membantu memperkuat mata uang Indonesia. Dengan gerakan generasi cinta rupiah adalah salah satu cara memperkuat mata uang kita.
”Jadi mari kita sama-sama intropeksi diri kita sejauh maka peran kita dan anak muda dalam menghargai rupiah. Mari sama-sama menggunakan rupiah sebagai wujud cinta terhadap tanah air dan negara. “Kami berharap radar Palembang secara rutin mengadakan kegiatan edukatif seperti ini,” terangnya.
Hal senada dikatakan Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Palembang, Sri Rumiyudiarti, yang sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan dari luar sekolah tentang rupiah,” pungkasnya.
Ragam kegiatan dilaksanakan dari pukul 10.00 Wib hingga selesai. Karena tema utamanya sosialisasi Gerakan Cinta Rupiah, jadi ada tim kas dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan mengisi acara mengenai ciri-ciri keaslian Rupiah dan memperlakukan uang dengan benar.
Gerakan Cinta Rupiah melalui pengenalan 3D dan 5J. Anak-anak harus kenal 3D ciri-ciri keaslian mata uang rupiah melalui dilihat, diraba dan diterawang. Lalu, 5J yakni jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremasi, jangan dibahasi serta jangan dilipat.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah, meningkatkan pemahaman generasi muda tentang cara memperlakukan uang dengan baik.
Asisten Direktur Kepala Tim Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sumsel, Indra Kupriadi mengatakan adanya lomba yel-yel dan ranking 1 ini sangat mendukungnya. “Kegiatan ini berkeyakinan cinta rupiah merupakan bagian cinta tanah air,”jelas dia.
Karena itu, ia menekankan gerakan cinta rupiah harus dimulai sekarang dan sejak usia sedini mungkin. “Tujuannya menanamkan kecintaan rupiah sebagai kegiatan sehari-hari, dalam bertransaksi.”
Dalam kesempatan ini, juga dilaksanakan mengenai mengenali ciri – ciri keaslian rupiah kepada pelajar. “Untuk pelajar, kalau temukan ada kejanggalan saat transaksi, dapat uang lembaran, bisa dilihat keasliannya dengan cara dilihat, diraba dan diterawang,”jelas dia.
Melalui sosialisasi 3D dan 5J ini, kata Indra, intinya BI mendukung kegiatan ini, karena rupiah merupakan kehormatan negara yang harus selalu dijaga. Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Agro Prabowo mendukung kegiatan sosialisasi Gerakan Cinta Rupiah. “Mari kita jaga rupiah, agar dalam setiap transaksi jangan diremuk dan merusaknya,”ulas dia.
General Manager Harian Radar Palembang, Swandrayadi mengatakan kegiatan ini bertujuan mengajak anak-anak agar menggunakan uangnya dengan baik. “Dalam sosialisasi ini, dijelaskan apa itu 3D dan apa itu 5J,”ujar dia.
Tentunya, lanjut dia, Gerakan Cinta Rupiah ini, selain apresiasi kepada dunia pendidikan, juga meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah.
“Juga meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya anak-anak terkait bagaimana cara memperlakukan uang dengan baik. Serta memperluas jangkauan sosialisasi ke masyarakat tentang 3D,”ujar dia.
Adapun peserta yang masuk ke babak grandfinal yakni Farelli Irwanza dan Aqilah Rasyiqah dari SMP N 6, lalu Fadlan dan Khoirunisa dari SMP N 12, Zelka dan Cheisya dari SMP N 15, Fauziyyah Mufidah dan Nadya Fitri Amelia dari SMP N 19.
Lalu, Rania Talitha Amaira dan M Omar A Zimran dari SMP N 20, Syakila Tusya Diah dari SMP N 24, Abi dari SMP N 31. Ada 4 peserta berhasil masuk babak 20 besar yakni Xenaputri, Aldo Sanjaya, Rafli, Rindu kesemuanya berasal dari SMP N 36. Ada Ahmad Fiqhi dan Agnes dari SMP N 44, Salsa dari SMP N 48 serta Abdul Nazir dari SMP 56.
Dibabak grand final, 20 peserta bersaing sangat ketat. Hingga akhirnya muncul pemenang Rangking 1 2019. Yakni, juara pertama Zelka dari SMP N 15, juara kedua Salsa dari SMP N 48, juara ketiga Syakila dari SMP N 24, juara keempat Chelsya dari SMP N 15, juara kelima Fadlan dari SMP N 12.
Lalu, juara keenam Rindu dari SMP N 36, juara ketujuh Agnes dari SMP N 44, juara kedelapan Rania dari SMP N 20 dan juara kesembilan Ahmad Fiqih dari SMP N 44. Untuk lomba yel-yel Cinta Rupiah, ada 17 tim dari 17 peserta yang ikut. Dimana, masing-masing tim berisi 10 orang peserta. Adapun peserta yakni SMP N 48, SMP N 12, SMP N 44, SMP N 36, SMP N 15, SMP N 31, SMP N 24, SMP N 2, SMP N 19, SMP N 30, SMP N 3, SMP N 7, SMP N 13, SMP N 25, SMP N 56, SMP N 6, SMP N 20.
Setelah melalui audisi ketat oleh dewan juri, Yeli Yusnita, Ganta menghasilkan 6 pemenang. Juara 1 yakni SMP N 56, juara 2 yakni SMP N 19, juara 3 yakni SMP N 31, juara harapan 1 yakni SMP N 30, juara harapan 2 yakni SMP N 20 dan juara harapan III yakni SMP N 7. (sep/dav)

LEAVE A REPLY