Cetak Laba Rp 48 Miliar

0
636

 

 

 * Target Jamkrindo Palembang

 

RADAR PALEMBANG – Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) cabang Palembang di tahun ini menargetkan mampu mencetak laba setelah pajak sebesar Rp 48 miliar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 20 persen dari capaian yang dibukukan tahun lalu.

Kepala Jamkrindo Cabang Palembang, Heriyanto Nugroho mengatakan, peningkatan target perolehan laba tersebut seiring dengan meningkatnya target penjaminan kredit di tahun ini. “Realisasi laba kami tahun lalu mencapai Rp 39 miliar, atau 150 persen dari target yang ditentukan,” kata dia, Selasa (28/2)

Sementara untuk nilai penjaminan kredit tahun ini diproyeksi mencapai Rp 3,7 triliun atau mengalami peningkatan sebesar Rp 100 miliar dari target yang diusung tahun lalu. Heriyanto merinci, komposisi target penjaminan itu di dominasi oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp 1 triliun, kemudian dari non eksisting dari Bank Sumsel Babel (BSB), dan yang eksisting seperti kredit perumahan (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan / FLPP) .

Menurutnya, seiring dengan meningkatnya kuota KUR yang digelontorkan pemerintah tahun ini membuat peluang penjaminan di sektor ini berpotensi turut meningkat, terlebih jumlah bank penyalur juga bertambah. “Peningkatan juga terlihat dari perolehan penjaminan KUR yang tercatat sejak awal tahun. Jika tahun lalu rata-rata penjaminan KUR hanya sekitar Rp 83 miliar per bulan, kini nilainya sudah mencapai Rp 100 miliar setiap bulanya,” katanya, khusus KUR hingga akhir Februari realisasi penjaminan sudah mencapai Rp 200 miliar.

Heriyanto menambahkan, tahun 2016 lalu, berdasarkan data yang dirilis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kucuran KUR ke Sumsel totalnya mencapai Rp 1,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 1,08 triliun dijamin oleh Jamkrindo, sisanya baru dijamin oleh lembaga penjamin kredit lainya.

Gencarnya realisasi penjaminan KUR sejak awal tahun ini dinilai mampu menutupi minimnya perolehan penjaminan dari sektor kredit lain, seperti kredit modal kerja. Hal tersebut mengingat sejumlah proyek yang bersumber dari APBD masih belum banyak yang berjalan.

Lebih jauh Heriyanto menambahkan, Jamkrindo juga di tahun ini mulai menjamin produk baru yakni resi gudang, meskipun potensi penjaminan dari sektor itu tidak terlalu besar. “Kami optimis kinerja tahun ini dapat lebih baik lagi dari tahun lalu, untuk itu kami melakukan upaya gerak cepat sejak awal tahun, selain tetap menjalin komunikasi yang baik dengan sejumlah mitra bisnis terkait,” katanya. (tma)

 

LEAVE A REPLY