Cegah Penyebaran Corona, Pendidikan Islam Diminta Ikuti Kebijakan Pemda

0
291

RADAR PALEMBANG,  Terkait dengan pencegahan penyebaran corona virus (Covid-19). Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan mengikuti instruksi Kementerian Agama yang mana Pendidikan Islam mengikuti kebijakan yang diterapkan Pemerintah Daerah dalam mencegah penyebaran corona virus (Covid-19).

“Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di madrasah dan pondok pesantren agar menyesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah setempat.  Namun  untuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah yang yang Selasa (17/3) sedang  melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tetap melangsungkan ujiannnya,” ujar Kakanwil Kemenag Sumsel, Dr HM Alfajri Zabidi MM,MPDi melalui kasubag Humas kanwil Kemenag Sumsel, Dr H Saefudin Latief, Senin (16/3/2020).

Saefuddin juga mengatakan, untuk  Madrasah berbasis asrama dan pesantren juga diminta mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19. Caranya, dengan melakukan edukasi kepada siswa/santri agar melakukan cuci tangan pakai sabun, membersihkan lingkungan asrama, menggulung karpet masjid/musholla, dan mengikuti protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Madrasah berasrama dan pesantren agar menyiapkan hand sanitizer dan memastikan orang yang keluar masuk asrama/komplek terbebas dari corona dengan melakukan pemeriksaan tempratur,” tuturnya

Lembaga Pendidikan Islam juga diminta mengintensifkan koordinasi dengan Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan lainnya. Itu penting dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus COVID-19 di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

“Apabila terdapat siswa/santri/guru/lainnya yang mengalami gejala virus COVID-19, agar segera berkoordinasi dengan Puskesmas/Fasilitas Kesehatan lainnya terdekat,” tandasnya.(sep/rel)

LEAVE A REPLY