Bupati PALI Resmikan Biogas Rumah Tangga

0
342
Suasana peresmian biogas rumah tangga di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

RADAR PALEMBANG – BUPATI PALI H Heri Amalindo meresmikan biogas rumah tangga yang berada di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Biogas tersebut berasal dari pengolahan limbah kotoran sapi yang disulap menjadi sumber energi terbarukan.

Limbah kotoran sapi yang biasanya hanya menjadi pupuk, di tangan Priadi, warga setempat berubah menjadi energi terbarukan yang disebut biogas. “Awalnya saya coba-coba menawarkan konsep biogas ke Bupati PALI, dan langsung direspons Beliau. Dan langsung memberikan support kepada pelaksanaan program biogas. Alhamdulillah, setelah proses yang cukup panjang, terciptalah biogas di Desa Benakat Minyak,” jelas Priadi, Kamis (16/4).

Lebih lanjut dijelaskan Priadi bahwa program tersebut diketahui dari teman sekolahnya ketika di UPH Karawaci, Kota Tanggerang. Kemudian, melihat potensi yang ada di Desa Benakat Minyak, yang banyak beternak sapi, maka dirinya terpikir untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi energi.

“Kotoran sapi tersebut dicampur air, kemudian nantinya akan menghasilkan energi gas. Gas tersebut bisa dimanfaatkan untuk sumber energi. Meskipun saat ini baru lima rumah yang menjadi percontohan, namun saya optimis Desa Benakat Minyak, bisa menjadi desa mandiri energi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Bupati PALI yang telah mendukung dan mensupport terciptanya program biogas. “Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati PALI H Heri Amalindo yang telah membantu dalam mewujudkan Desa Benakat Minyak menjadi desa mandiri energi,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati PALI H Heri Amalindo mengapresiasi inovasi yang dilakukan warga Desa Benakat Minyak. “Memasak, penerangan lampu bisa menggunakan biogas, selain dari pada itu juga dapat digunakan sebagai pupuk organik sisa hasil limbah biogas, artinya manfaatnya cukup banyak, kami berharap desa-desa lain bisa mengadopsi hal yang sama khususnya di PALI,” terang Heri Amalindo. (whr) 

 

LEAVE A REPLY