BSB Syariah Kuasai 32,4 Persen Pasar Haji

0
409
????????????????????????????????????

 

RADAR PALEMBANG – Bank Sumsel Babel Syariah, tahun ini mampu menguasai market tabungan haji di Sumsel. Dari total jamaah yang akan berangkat tahun ini, 32,4 persen di antaranya berangkat menggunakan fasilitas Tabungan Tasbih iB BSB Syariah.

Direktur Operasional Bank Sumsel Babel Syariah, Mertolihan mengungkapkan, sejak diluncurkan pada 15 Juli 2014 lalu, jumlah jamaah haji Tabungan Tasbih seluruh BSB, terus mengalami peningkatan. Sampai saat ini jumlah penabung mencapai 46.373 nasabah. “Total tahun ini jumlah nasabah yang akan berangkat haji menggunakan tabungan BSB mencapai 1.869 calon jamaah haji. Dari kuota untuk Sumsel mencapai 5.040,” jelas dia saat pembukaan Manasik Haji untuk nasabah BSB Syariah di Masjid AL Fallah Rajawali Senin (30/5).

Dari total 1.869 jamaah yang akan berangkat tahun ini, sejauh ini sudah 1.500 nasabah yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Pihaknya optimis, sebelum 10 Juni 2016, semua jamaah sudah melunasi BIPH, sehingga bisa berangkat dengan tenang.

BSB mencatat, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, masyarakat yang menggunakan layanan tabungan tasbih di BSB masih melambat. Malah, angkanya cenderung turun dari tahun ke tahun.

Pada 2014 terdapat 2.046 nasabah, di 2015 terdapat 1.960 nasabah. Dan pada tahun 2016 turun kembali menjadi 1.869 nasabah yang dipengaruhi kondisi ekonomi melambat.

“Memang cenderung menurun namun tidak terlalu signifikan, penyebabnya turun karena kondisi ekonomi sekarang kurang bagus, khususnya sektor komoditi, yang dimana nasabah di daerah yang selama ini penyumbang terbesar,” kata Direktur Operasional BSB Mertolihan di sela-sela pembukaan Manasik Haji Tabungan Tasbih BSB tahun 2016 di Masjid Al Falah Jalan Rajawali Palembang, Senin (30/5).

Menurut Mertolihan, dengan harga komoditi perkebunan yang anjlok beberapa waktu lalu, menjadikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari komoditi seperti karet, menjadikan untuk makan saja susah apalagi untuk lainnya.

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimis nanti permintaan akan kembali meningkat. Seiring ada arah baik kondisi ekonomi Indonesia ke depan saat ini atas kebijakan yang diambil pemerintah.

“Salah satu cara meningkatkannya, dengan dilaksanakan manasik seperti ini, untuk menghimpun dana tasbih setiap tahunnya. Kita juga tetap promosi, sosialisasi KBIH dan masyarakat, termasuk kita juga adakan kerjasama dengan kemenag serta ada strategi lain untuk meningkatkannya,” jelasnya.

Diungkapkannya, sejak 2010 tabungan tasbih di BSB, selama ini jika dirata-ratakan masih diatas 30 persen untuk kuota haji di Sumsel Babel sejak 2010 lalu. Dimana pada 2016 ini, sekitar 32.43 persen jumlah nasabah tasbih dari kuota haji Sumsel babel, dimana kuota dari kemenag sudah sepertiga, dari total 5.764  kuota haji di Sumsel-babel. “2012 paling banyak 2.224 dimana kuota sekitar tujuh ribuan, tetapi kita tetap diatas 30 persen keatas,” tandasnya. (iam)

 

LEAVE A REPLY