BSB Jaminkan 40 Ribu Pekerja Rentan ke BPJS Ketenagakerjaan

0
655

RADAR PALEMBANG, – Bank Sumsel Babel (BSB) melalui program corporate social responsibility (CSR) mendonasikan dana Rp 600 juta diperuntukkan kepada 40 ribu pekerja rentan di Sumsel dan Babel, agar menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Dimana 40 ribu pekerja rentan tersebut, diikuti pada dua program yang ada, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Arief Budiarto melalui Penata senior pemasaran BPJSTK Kanwil Sumbagsel Yoserizal mengatakan, sesuai visi pihaknya turut membangun kemanjumakan masyarakat Indonesia, pihaknya sangat mengapresiasi perusahaan yang ikut peduli dengan membiayai pekerja, Bukan Penerima Upah (BPU) sebagai peserta BPJSTK.

“Kami terimakasih kepada BSB, atas partisipasinya melindungi pekerja di Sumsel,” katanya disela penyerahan kartu peserta BPJS TK gerakan nasional peduli perlindungan pekerja rentan (GN Lingkaran) oleh BSB secara simbolis, Jumat (28/12).

Dijelaskannya, nanti para pekerja itu akan mendapatkan pengobatan atau santunan, jika selama bekerja mengalami kecelakaan kerja, atau meninggal dunia.

“Jadi mereka dicover BPJSTK, jika mereka mengalami kecelakaan kerja, akan diberikan hak- haknya nanti,” katanya yang dalam kesempatan itu juga dihadiri pejabat cabang BPJSTK Palembang.

Sementara itu, Kepala Cabang Utama Bank Sumsel Babel A Rivai Palembang, Syahrul Yahya menerangkan, dari 40 ribu pekerja yang mendapatkan perlindungan BPJSTK dari donasi pihaknya itu, tersebar dibeberapa daerah. Untuk di Palembang ada 18 ribuan, Banyuasi 8 ribu, Bangka Tengah 7 ribu dan Muara Enim terdapat 7 ribu.

Dimana penerima donasi itu diantaranya, pekerja buruh lepas, ojek on line, dan pekerja lainnya, yang selama ini belum mendapat perlindungan sosial.

“Donasi ini salah satu bentuk kepedulian BSB, melalui CSRnya memberikan donasi ke pekerja rentan yang ada di Sumsel dan di Babel. Ini juga rutin kita lakukan setiap tahun, dimana pada 2017 lalu jumlah penerima sama sebanyak 40 ribuan pekerja,” katanya.(tma)

LEAVE A REPLY