BPNT Mulai Direalisasikan

0
123

RADAR PALEMBANG – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai direalisasikan. Dengan sistem ini keluarga penerima manfaat (KPM) sudah bisa merasakan beras premium flus telur.

Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Rosidin Hasan, sistem BPNT ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat. Sebelum diganti dengan sistem non tunai atau rastra, KPM hanya mendapatkan beras jenis medium. Namun dengan sistem BPNT ini KPM sudah bisa mendapatkan beras jenis premium ditambah dengan telur.

“Tahun depan kita doakan akan ada tambahan seperri gandum atau yang lain. Sekarang ini KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp110 ribu oerbulan tahun deoan diusulkan naik menjadi Rp150 ribu. Dengan adanya kenaikam tersebut untuk mengakomodir tambahan pangan yang bisa didapat KPM,” Rosyidin.

Pertemuan yang dihadiri semua perwakilan dari kabupaten kota ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran mentri mengenai penerapan BPNT yang mulai berlaku september ini. “Sekarang ini jumlah KPM di sumsel mencapai 314 ribu 70 ribu diantaranya di Kota Palembangmakanya kita perlu sosialisasi agar masyarakat mengetahuinya,” katanya.

Sementara Kepala Bulog Divisi Regional Sumsel Babel Ali Ahmad Najib mengatakan, dqri sisi penyaluran beras untuk masyarakat miskin dengan sistem non tunai sejauh ini sangat lancar jelas dan terukur. Apalagi stok beras yang ada di Bulog saat ini bisa mencukupi untuk 10 bulan kedepan.

“Penyaluran beras untuk rastra setiap bulannya berkisar 3.500 ton. Sementara stok yang ada di bulog sendiri saat ini masih ada 56 ribu ton. Stok itu diperuntukkan bagi rastra dan juga berqs untuk ASN,” jelas Ali.

Selain untuk rastra dan ASN, cadangan beras yang tersedia itu disiapkan untuk bencana dan operasi pasar jika memang dibutuhkan. Masyarakat tidak perlu khawatir, sebab untuk menjaga ketahanan pangan Bulog terus menyerap beras gabah petani. Sejauh ini kami sudah menyerap gabah petano sebanyak 42 ribu ton, yang masih terus berjalan di daerah Oku,” katanya. (iam)

LEAVE A REPLY