BNI Siap All Out,Tampung Dana Repatriasi

0
532

 

RADAR PALEMBANG – Kebijakan tax amnesty kepada wajib pajak yang digulirkan pemerintah disambut antusis sebagian besar kalangan perbankan. Khusnya bagi bank yang ditunjuk untuk menampung dana repatriasi, salah satunya PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

CEO BNI Wilayah Palembang, Ryanto Wisnuardhy mengatakan, program amnesti pajak ini merupakan kesempatan bagi wajib pajak, baik perorangan maupun perusahaan untuk mendapatkan insentif berupa pengampunan pajak dengan membayar uang tebusan atas pelaporan harta yang dimilikinya. “Dengan program amnesti pajak ini, kami mengajak semua masyarakat untuk membuktikan kecintaan dan rasa nasionalisme kepada negara. Dan ikut berpartisipasi dalam membangun Indonesia,” katanya, Kamis (28/7)

Menurutnya, BNI sendiri merupakan bank yang siap untuk menyukseskan program tersebut. Terdapat lebih dari 1.800 kantor cabang BNI di seluruh Indonesia  yang 100 di antaranya berada di BNI Wilayah Sumbagsel. Plus, enam kantor cabang di luar negeri yang disiapkan untuk menampung dana yang mengalir dari luar negeri (repatriasi). “Untuk Kota Palembang sendiri terdapat dua Kantor Cabang Utama (KCU) dan 29 Kantor Layanan dan Kantor Kas yang siap membantu wajib pajak dalam program amnesti pajak,” terangnya.

Hal pendukung lain, semua kelompok usaha BNI termasuk BNI Securities dan asset management, telah menyiapkan berbagai produk dan layanan untuk menjadi pintu masuk dana repatriasi yang masuk ke Indonesia. “BNI akan memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi seluruh peserta amnesti pajak ini. Sesuai dengan visi BNI untuk menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja,” katanya.

Sementara disinggung mengenai nilai target dana yang akan masuk dalam program amnesti pajak ini, Ryanto tidak menyebutkan angka pasti. Namun pihaknya akan all out dalam menyukseskan program amenesti pajak ini.

Sementara itu, Kakanwil DJP Sumsel Babel M. Ismiransyah M. Zain mengatakan, semua wajib pajak yang akan mengikuti program amnesti pajak ini dijamin kerahasiaan data nya, dan tidak perlu ragu dan khawatir akan menjebak wajib pajak terkait kekayaan yang dilaporkan, karena hal tersebut di lindungi undang-undang. “ Kami siap membantu sepenuh hati apabila ada wajib pajak yang memerlukan bantuan terkait program ini,” pungkasnya. (rel/tma)

 

LEAVE A REPLY