Bisnis Sudirman Redup, Nyaris Tak ada Penjualan

0
725

 

 

RADAR PALEMBANG – Terpisah, pegawai Toko Sepatu Batta yang berlokasi tidak jauh dari IP mengaku, belakangan ini penjualan mengalami penurunan drastic. Bahkan bukan hanya penjualan tingkat kunjungan konsumen pun nyaris tidak ada. “Biasanya setelah lewat jam makan siang secara bertahan orang datang ke toko didereran sini. Sebagian dating, sekedar melihat, tapi sebagian lagi ada yang membeli. Tapi beberapa waktu terakhir, lewat depan toko saja sanat jarang,” jelas salah satu pegawai Bata yang enggan disebut namanya ini.

Kawasan Sudirman yang mendadak sepi, berbeda dengan hari biasanya. Meski masih ada yang datang dan berbelanja, kebanyakan mereka yang datang berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor. Sangat jarang mereka yang datang menggunakan mobil. Hal ini terlihat dari lokasi parkir yang tidak terlalu dipadati mobil, baik di jalan Sudirman maupun di parkiran IP.

Banyaknya pertokoan yang tutup bukan hanya di deretan masjid Agung hingga pasar Cinde. Namun sepanjang jalan dari Cinde hingga ke Simpang RS Charitas juga terlihat banyak toko yang tutup.

Kebijakan Pemerintah Kota Palembang yang memberlakukan pembatasan parkir di kawasan jalan Sudirman, malah justru membuat omzet pedagang mengalami penurunan hingga 60 persen.

“Kondisi ekonomi yang sedang tidak baik, karena harga komoditi terus anjlok, jadi penyebab utama bisnis kami jalan di tempat. Tapi ini ditambah lagi dengan adanya pembatasan parkir depan toko,” kata  Irwan, pegawai toko pakaian Kawasan Sudirman, yang disambangi Radar Palembang, Selasa (9/2).

Menurut Irwan,  dengan adanya batasan parkir yang telah ditetapkan oleh Dishub Palembang berpengaruh langsung dengan omzet yang didapatkan, merosot sampai 60 persen. Oleh karena itu, pihaknya berharap ada kebijakan dari pemerintah yang pro terhadap para pelaku bisnis yang ada di Kasawan Jalan Jenderal Sudirman.

“Konsumen takut parkir, takut ditilang oleh pihak terkait. Nah, karena tidak ada tempat parkir membuat konsumen tentu kesulitan untuk ke lokasi jualan kami, karena jauh dari parkir,” ujar Irwan.  (iam)

 

LEAVE A REPLY