Bisnis Embarkasi-Debarkasi Sepanjang 2019 Turun

0
132
Kepala BPS Sumsel, Endang Triwahyuningsih

RADAR PALEMBANG – Kinerja sepanjang 2019, dari Januari hingga Desember lalu, bisnis arus transportasi udara mencatatkan penurunan angka statistik. Seperti yang dikutip Radar Palembang dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel.

Turunnnya arus terkait lalu lintas udara ini juga berimbas lurus dengan jumlah keseluruhan penumpang domestik maupun internasional yang berangkat dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II. Meski jika dirinci, penumpang domestik turun tajam dan naik tipis penumpang internasional.

“Selama periode Januari – Desember 2019 jumlah keberangkatan atau embarkasi pesawat udara dari Bandara Sultan Mamud Badarudin II sebanyak 18.565 penerbangan,”kata Kepala BPS Sumsel, Endang Triwahyuningsih.

Jumlah tersebut, sambung dia, mengalami penurunan sebesar 17,58 persen dibandingkan periode yang sama pada  tahun 2018 yang sebanyak 22.526 penerbangan.

Hal ini berimbas pada keseluruhan penumpang domestik maupun

internasional yang berangkat dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II. Dimana, sepanjang Januari – Desember 2019, jumlah tercatat sebanyak 1.962.392

orang atau turun 22,91 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 yang sebanyak 2.545.663 orang.  “Dengan jumlah penumpang domestik yang berangkat sebanyak 1.832.664 orang, atau turun  24,47 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2018 yang sebanyak 2.426.364 orang,”jelas Endang.

Dan, sambung dia, jumlah penumpang internasional yang berangkat sebanyak 129.728 orang, atau naik 8,74 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2018 yang sebanyak 119.299 orang.

Untuk sisi kedatangan atau debarkasi, kata Endang, selama periode Januari –

Desember 2019, jumlah kedatangan pesawat udara di Bandara SMB II sebanyak 18.528 penerbangan, turun 17,71 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 yang sebanyak 22.516 penerbangan.

Jumlah penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada Desember 2019 sebanyak 171.879 orang, atau turun 0,45 persen dibanding November 2019 yang  sebesar 172.663 orang.

Selama Januari – Desember 2019 jumlah penumpang yang datang ke Sumatera Selatan melalui Bandara SMB I I, baik penerbangan domestik maupun internasional mencapai 2.003.685 orang atau  turun 22,36 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun 2018 yang  berjumlah 2.580.635 orang.

Dengan rincian jumlah penumpang domestik yang datang sebanyak 1.876.797 orang, turun 24,07 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2018 yang sebanyak 2.471.722 orang.

Sementara itu, kata Endang, jumlah penumpang internasional yang datang sebanyak 126.888 orang, naik 16,50 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2018 yang sebanyak 108.913 orang.

Tiket Rp 700 Ribuan

Awal tahun penerbangan menjadi low season. Mendorong itu, Garuda Indonesia mengeber promo meningkat load faktor. General Manager Garuda Indonesia cabang Palembang Wahyu Kresna di dampingi Meisye Paulina Tambunan, Manager Marketing Garuda Indonesia cabang Palembang mengatakan, awal tahun memang penerbangan relatif low season.

Hal tersebut karena belum banyak aktifitas yang dilakukan baik pemerintah  perusahaan hingga perorangan. Dimana anggaran belum jalan. “Awal tahun memang periode low season,” katanya.

Saat low season load factor 75 persen dari normal-nya 85 persen. Untuk penebangan 15 flight dengan 7 flight rute Jakarta. Padahal biasanya rute Jakarta mencapai 9 kali penerbangan.  Bahkan, pada high season mencapai 21 flight. “Pada 2019 lalu, high season itu terjadi pada Juni,” jelas dia.

Untuk itu, pihaknya menggeber promo. Garuda Indonesia memberikan tarif promo untuk pelanggan setianya yang ingin melakukan perjalan dari dan ke Jakarta minggu ini

Ia mengatakan tarif promo diberikan untuk memanjakan pelanggan setia agar tetap bisa menikmati layanan penerbangan bintang lima dengan harga terjangkau.

Tiket hemat ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 700 ribuan nett untuk seluruh penerbangan dengan jumlah penerbangan tujuh kali sehari. Tersedia penerbangan pagi mulai pukul 07.45 hingga malam pukul 20.25 dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

“Sementara itu jadwal penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta mulai pukul 05.30 hingga pukul 17.20 WIB. Harga yang tertera sudah harga fix termasuk pajak dan airport tax,” ujar dia.

Serupa diungkapkan, Distrik Manager Sriwijaya Air – Palembang, Taufik Usman. “Harga (tiket penerbangan,red) sudah sejak 6 Januari lalu, yang sebelumnya diatas Rp1 juta, kini dibawah Rp1 juta,”jelas dia kepada Radar Palembang.

Seperti, akui dia, untuk Palembang ke Jakarta dan sebaliknya, biasanya diatas Rp1 juta, kini kalau lihat di aplikasi tiket online bisa dapat Rp600 ribuan atau Rp700 ribuan. Bahkan, sambung dia, ada rute tertentu, lainnya bisa Rp500 ribuan.

Sejauh ini, tidak ada lonjakan yang terjadi, termasuk moment natal dan tahun baru, tidak banyak mendongrak pemesanan. “Kalau Manado, Ambon yang memang daerah tujuan wisata, maka akan ada dampak lonjakan penumpang di moment tertentu,”ujar dia. (dav)

 

 

LEAVE A REPLY