BI Gandeng 30 Bank, Layani Penukaran Uang

0
3393

 

RADAR PALEMBANG – Mulai 4 Mei 2015 Bank Indonesia akan mengalihkan tempat penukarang uang baru bagi masyarakat dari BI ke seluruh perbankan, langkan ini dilakuan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan uang baru.

Kepata Unit Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Selatan  Dadan M Sadrah mengatakan, BI akan melaunching layanan penukaran uang oleh perbankan pada Sabtu 25 April mendatang di kapal Putri Kembang Dadar dengan mengajak semua perwakilan perbankan.

“Untuk layanan penukaran uang BI menggandeng 30 perbankan baik bank umum, BPD maupun bank syariah yang ada di Sumsel, hal ini sesuai dengan amanat undang-undang,” kata Dadan saat dihubungi Radar Palembang Kamis (16/4).

Menurut Dadan, ke-30 bank yang akan dilibatkan dalam layanan penukaran uang ini diminta untuk mengerahkan semua jaringan yang ada untuk melayani semua lapisan masyarakat menukar uang baru. Selama ini, banyak masyarakat yang berasal dari pelosok daerah datang ke BI hanya untuk menukar uang, sementara disekitaran rumahnya ada jaringan kantor perbankan.

Selama ini Bank Indonesia menggandeng perbankan untuk penukarang uang saat menjelang lebaran saja, sementara pada hari biasa, meski sudah ada undang-undang  yang mengharuskan perbankan melayani penukarang uang dari masyarakat namun tidak semua bank mau melayani penukarang uang, alasannya karena tidak ada stok uang baru di perbankan.

“Ketika sudah dilaunching bank wajib melayani penukaran uang pecahan berapapun, layanan ini akan diluncurkan 25 April dan baru akan diberlakukan efektif pada 4 Mei mendatang ketika awal bulan,” jelas Dadan.

Apa yang bakal dilakukan bank Indonesia ini merupakan satu langkah yang patut untuk diapresiasi, sebab layanan penukarang uang memang diperlukan, terutama oleh kalanangan pengusaha dan masyarakat biasa terutama kebutuhan pecahan kecil.

Setelah progam ini diluncurkan, nantinya sistem pembayarang Bank Indonesia melayani penukarang, penarikan dan penyetoran uang oleh perbankan. Sementara untuk penukarang uang mayarakat BI hanya menerima layanan penukarang uang lecek dan uang rusak saja. “Ini kita lakukan semata untuk mempermudah akses  masyarakat mendapatkan uang baru dimanapun mereka berada,” katanya.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Adil menyambut baik progam dan kebujakan Bank Indonesia ini, sebab menurutnya, selama ini beberapa jaringan kantor BSB sudah ada yang melayani penukarang uang dari masyarakat. “Kita siap, kapanpun dan dimanapun Bank Indonesia meminta, semua jaringan yang dimiliki bakal dikerahkan untuk melayani mayarakat,” jelas dia.

Dijelaskan Adil, meski progam ini baru akan diberlakukan bulan depan, namun selama ini ada beberapa jaringan kantor BSB yang melayani penukarang  uang seperti di cabang Rifai. Bahkan untuk cabang Prabumulih dipercaya menjadi kas titipan oleh Bank Indonesia. “Nanti kita akan siapkan counter khusus di masing-masing cabang untuk melayani masyarakat melakukan penukarang uang,” terang Adil.(Iam)

 

 

LEAVE A REPLY