Berikut 6 Tanggapan Gubernur yang Diminta Langsung Ketua PB IKA LKS SuMSEL

0
435

RADAR  PALEMBANG.- Menyikapi harapan dan pertanyaan dari masyarakat, pemuda dan mahasiswa yang saat ini banyak mempertanyakan kebijakan ataupun program serta langkah pemprov Sumsel, Ketua PB IKA LKS Sumsel Yoppy Van Houten bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru di ruang kerjanya, Jumat (22/5/2020).

Dalam pertemuan tersebut Yoppy Van Houten meminta langsung tanggapan dan klarifikasi orang nomor satu di Sumsel itu mengenai apa yang sebenarnya menjadi prioritas dan program dalam memimpin Sumatera Selatan.

Dengan tegas gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru yang juga pernah menjabat Bupati Oku Timur selama dua periode ini menjelaskan apa yang menjadi bahasan masyarakat, pemuda dan mahasiswa saat ini yang disampaikan oleh ketua PB IKA LKS Sumsel.

Pertama,  “ Refocusing anggaran atau merelokasi anggaran harus proporsi sesuai kebutuhan dan tidak hanya sekali seperti kabupaten Muara Enim sampai tiga kali, bukan sekedar mengalokasi anggaran besar yang belum tahu peruntukannya. Karena kita harus dengan data yang jelas dari BPS. Kita tidak mau sekedar mengelontorkan anggaran tetapi kita lihat dampaknya dulu pada tiga sektor ekonomi, sosial dan kesehatan. Jangan disamakan dengan DKI yang walikotanya tidak ada anggaran tetapi dilimpahkan pada Gubernur sedangkan Kota dan  kabupaten di Sumsel adalah daerah otonom yang anggarannya bila disatukan semua  berjumlah lebih dari satu trilyun. Kita juga tidak bisa memprediksi wabah ini karena kita berhadapan dengan yang tidak nampak serta permasalahannya yang berat pada kesadaran diri kita dahulu, mulai dari kita sendiri menjadi garda terdepan sehingga secara bersama menanggulangi kondisi ini. Kita sudah refocusing Rp120 M dan Rp 15 M bantuan tidak terduga yang kita fungsikan, seperti pembelian alat kesehatan, menyanggah kebutuhan kota/kabupaten. Kita juga mengajak peran serta perusahaan yang ada di Sumatera Selatan yang notabene mereka mengeksplorasi kekayaan alam Sumsel yang sudah semestinya berperan serta karena APBD kita masih untuk membangun jalan, pendidikan dan sebagainya. Perlu diperhatikan bahwa kita juga tidak pernah mau menerima bantuan berupa uang, seperti dapur umum itu kita bantu 1500 dan sudah dibantu lagi 500 itu hanya untuk meringankan bagi masyarakat yang tidak mampu dan ini telah dilakukan juga oleh kota kabupaten yang sangat luar biasa kinerjanya, karena ini bila dilakukan secara bersama maka akan mempercepat penanggulangan Pandemi covid 19 ini, “ tegas Deru.
‌Kedua, Lanjutnya,  “ Program terobosan pemerintah Sumsel adalah yang berbeda dengan gubernur lain. Kita tidak ingin dikarenakan Pandemi ini ekonomi lumpuh, kita keliling ke kota/kabupaten memantau dan memberi semangat bersama, kita tidak mau semua terhenti hanya dengan kondisi ini dan alhamdulillah menurut BI ekonomi kita 4.98 % terbesar di pulau Sumatera, “ jelas Deru.

Ketiga, “ Prioritas pemerintah provinsi yaitu sebelum dan sesudah kondisi covid-19 ini kita prioritaskan tetap pada infrastruktur yang tidak hanya jalan jembatan tetapi infrastruktur pendidikan, kesehatan dan lainya, karena kita ingin Sumsel Maju untuk semua benar-benar terwujud, yang selama ini kurang tersentuh dan kita harapkan masyarakat dapat menikmatinya, “ tambahnya.

Keempat, “ Status PSBB yang belum diberlakukan di kota Palembang dan Prabumulih itu harus kita cermati lebih lengkap informasinya. Karena kita tidak menghambat ataupun menghalangi, tetapi sesuai dengan jadwal, tetapi juga harus kita bedakan sekarang saatnya penyesuaian atau adaptasi dengan peraturan penerapannya yang nanti pada saat H+2 lebaran itu sudah berlaku punishment atau sanksi pelanggaran.

Kelima, “ Membantu UMKM bukan hanya modal dan tetapi kita harus  memberikan pasar dan salah satu caranya mendukung memasarkan produk UMKM. Tidak ingin ekonomi kita lemah dengan kondisi ini tetapi itu kembali kepada penilaian masing masing.

Dan keenam, “ Mengenai harapan atau suara pemuda mahasiswa. Saya berharap kita saling mengerti disaat kondisi seperti ini, berikan kesempatan pemerintah menjalankan fungsinya walau ada hal yang kurang mari kita secara bijak berkomunikasi jangan sampai saling berprasangka. Silahkan memberikan saran dan solusi kami sangat senang sekali demi membangun daerah yang kita banggakan ini.

“ Tak lupa, saya sebagai Gubernur Sumatera Selatan mengajak kita semua mari kita bersama apa yang bisa kita berikan manfaat untuk kondisi ini, maka ayo secara bersama. Dengan suasana yang berkah ini saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri  1441 H minal aidin wal fa idzin mohon maaf lahir dan bathin, “ ucap Deru.

Yoppy Van Houten pun mengatakan, dengan komunikasi yang baik semoga dalam pertemuan ini bisa direalisasikan pemerintah.

“ Kami dari PB IKA LKS Sumsel mengharapkan selagi kebijakan pemerintah ini baik kami akan dukung, tetapi bila merugikan kami mohon izin tetap mengkritik bapak, karena bapak adalah pemimpin kami sebagai contoh generasi muda kedepan dalam menjalankan amanah. Semoga dengan sedikit sumbangsih ini bisa memberikan manfaat kita semua. Sehingga tetap dalam suasana kebersamaan sumbangsih untuk provinsi Sumatera Selatan,” tutup Yoppy. (ril)

LEAVE A REPLY