Belajar Tatap Muka Ditinjau Ulang

0
144
ILUSTRASI: Belajar tatap muka seperti ini akan dimulai kembali pada awal 2021.

RADAR PALEMBANG  Tuntutan untuk menggelar tatap muka di sekolah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) banyak disampaikan masyarakat namun hingga kini kondisi  daerah di Sumsel beda-beda terkait pendemi Covid-19.

“Untuk sampai pada posisi itu, sekolah  juga  tidak mungkin gegabah  tanpa pijakan yang jelas, aku pikir gugus covid-19  sebagai salah satu institusi yang menurut aku juga  harus bisa kita minta pendapatnya. Apakah memang  sudah harus dilakukan tatap muka atau belum,”kata Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis, Kemarin (18/2).

Karena itu menurut politisi PDIP ini, kalaupun nanti Gubernur Sumsel memperbolehkan tatap muka nantinya , alangkah baiknya gugus covid-19 di provinsi dan kota serta kabupaten di Sumsel  karena sekolah SD hingga SMA/SMK banyak di kabupaten kota dimintai pendapat dan masukkan karena kasus covid-19 di daerah beda-beda.

“Apalagi sekarang sudah hampir 1 tahun ini  anak-anak tidak  sekolah dan  sampai hari ini  surat edaran Gubernur belum memperbolehkan tatap muka. Artinya  harus clear secara tehnis,”katanya.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempersiapkan sekolah offline kembali dibuka. Sesuai instruksi pada Desember 2020 lalu, sekolah akan dibuka jika anak didik dan tenaga pengajar telah mendapat vaksin.

“Untuk masyarakat kemungkinan Februari bisa dilaksanakan. Sehingga sekolah offline dapat kita bicarakan soal mekanismenya,” jelas Gubernur Sumsel,”katanya. (zar)

 

LEAVE A REPLY