Baru 5 Stasiun LRT Siap Beroperasi

0
412

 

 

 RADAR PALEMBANG, – Dari total 13 stasiun Light Rail Transit (LRT) Sumsel, baru lima stasiun yang bakal dioperasikan saat Asian Games 2018 mendatang. Sementara delapan stasiun lagi diprediksi masih belum selesai saat perhelatan olahraga internasional tersebut.

 

Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ibnu Munzir mengatakan, berdasarkan hasil paparan dari PT Waskita Karya selaku kontraktor LRT Sumsel, kelima stasiun yang bakal beroperasi antara lain Stasiun Jakabaring, OPI Mall, Ampera, Palembang Icon dan Bandara. “Kalau yang lain penyelesaian belum rampung saat Asian Games mendatang. Tapi ditargetkan selesai tahun ini,” kata Ibnu saat melakukan peninjauan proyek LRT di Jakabaring, Kamis (19/4).

 

Ada beberapa kendala yang dihadapi kontraktor dalam penyelesaian proyek senilai Rp 12 triliun tersebut. Diantaranya, ada dua titik grider yang harus diperbaiki lagi. Lalu, suplai listrik ke jalur LRT dan penyelesaian pembayaran proyek yang diundur hingga 2020. Namun, Ibnu berharap kendala tersebut bisa segera diatasi agar ada pengerjaan proyek selesai tepat waktu. “Tapi secara garis besar, proyek sudah on the track. Progresnya lebih dari 90 persen. Saya harap kendala tadi bisa diatasi agar sesuai dengan shedule,” katanya.

 

Selain itu, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga mendapat perhatian. Menurut Ibnu, pihaknya mendapat data jika banyak proyek berskala besar yang kurang memperhatikan K3 pekerjanya. “Ini juga kalau bisa jadi perhatian. Jangan sampai ada korban jiwa,” katanya.

 

Anggota Komisi V DPR RI lainnya, Bambang Haryo Soekartono menambahkan,  adanya LRT yang akan beroperasi guna menunjang Asian Games mendatang, keberadaannya masih belum terintegrasi dengan angkutan darat dan sungai. “Seharusnya setiap stasiun LRT itu harus terkoneksi dari angkutan yang ada misalnya, jalur kereta api, pelabuhan. Tetapi kenyataannya semua itu belum terkoneksi, oleh sebab itu usai Asian Games nanti takutnya tidak dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

 

Sementara itu, Manajer Proyek Waskita Karya, Masudi mengatakan, pembangunan saat ini sudah sesuai dengan target yang direncanakan. Pihaknya, saat ini tengah fokus menyelesaikan Depo Jakabaring untuk menampung kereta yang bakal dilakukan  perangkaian (assembling). “Depo untuk uji coba kita masih ngejar ada sepur kolong yang harus diselesaikan sampai awal Mei. Kalau dua kereta yang ada saat ini bisa menggunakan trek 1 dan dua untuk stabling kereta. Untuk 6 train set yang ada, depo ditargetkan sudah selesai,” katanya.

 

Masudi menuturkan beberapa kendala yang dipaparkan sebenarnya tidak terlalu menghambat penyelesaian proyek LRT. Diakuinya, ada beberapa stasiun yang saat Asian Games belum bisa digunakan. “Tapi, itu tidak akan menghambat operasional LRT yang ditargetkan Juli mendatang. Stasiun tetap kita selesaikan,” katanya.

Terkait pengunduran pembayaran, Masudi mengungkapkan  hal itu juga tidak akan terlalu berpengaruh. “Tadinya kan mau dibayar 2018. Tapi pemerintah meminta pengunduran hingga 2020. Sebetulnya itu teknis saja. Dan tidak ada pengaruhnya dengan penyelesaian proyek,” katanya.(tma)

 

 

LEAVE A REPLY