Banser dan Aswari Saling Beri Apresiasi

0
719

 

 

 

RADAR PALEMBANG, RP Peringatan Harlah Ansor ke 83 di Palembang yang dikemas dalam agenda besar Pawai Akbar 1000 Banser di warnai sedikit kejutan dengan kehadiran Aswari Rivai, Bupati Lahat.

Ketua SC Apel 1.000 Banser, Nurul Mubarok MSi mengatakan kehadiran Aswari dalam acara ini merupakan hal yang sangat luar biasa, terlebih, Aswari yang selama ini melakukan pembinaan terhadap banser, berkenan hadir langsung meninjau barak para peserta.

“Aswari bukanlah hal yang asing bagi keluarga besar Ansor, sebab selama ini beliau terus melakukan pembinaan kepada Banser. Tengok saja pagi ini, beliau (aswari) adlh satu satunya  yang hadir di tengah kita.” Ujarnya.

Sekjen GP Ansor Sumsel ini menambahkan, kiprah Aswari dlm menjaga kerukunan umat beragama patut di apresiasi, sebab masyarakat Lahat yang berasal dari berbagai suku, agama dan ras itu dapat hidup rukun & berdampingan tanpa ada gesekan.

Mendapat pujian demikian, aswari hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada Banser yang selama ini selalu menjadi garda depan setiap kegiatan keagamaan.

“Kau jingok, siapo yang pertama kali turun saat pengamanan gereja saat natal? Itu pasti kawan kalian disini” ujar Aswari di sambut gelak tawa para anggota Banser.

Aswari memang di kenal cukup dekat dgn kaum Nahdliyin, hadir di Gedung DPRD Sumsel dan menyapa secara langsung para anggota Banser dalam acara Ngopi Bareng Samo Aswari, sesaat sebelum agenda Pawai Akbar di gelar.

“Saya hadir di acara ini untuk memberikan semangat kepada saudaraku yang ada disini. Semangat adek2 kito di Banser ini sangat luar biasa. Inilah modal yang paling kuat dan harus di jaga, terlebih tugas banser kini semakiin berat” ujar Aswari

Saat ini, lanjut Aswari, bnyk organisasi yang tidak pnya struktur dan akar yang kuat. Namun, Aswari melihat keberadaan banser ini sebagai potensi yang luar biasa sebagai bagian dari Social Movement yang digerakkan oleh NGO (non government organization)” ujarnya.

Dalam sesi dialog yang di kemas dengan tema “Banser Ngopi Samo Aswari” ini, aswari kembali mengingatkan pentingnya semangat yang harus di teladani oleh KH.Wahab Hasbullah. Banser yang didirikan 24 April 1934 oleh KH.Wahab Hasbullah ini mengusung misi sebagai benteng Aswaja.

Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar yang di cetuskan oleh KH Wahab, dan Aswari menekankan hal itu harus menjadi catatan sekaligus teladan bagi seluruh banser. Satu hal yang terpenting , lanjut Aswari, yakni spirit menancapkan rasa Cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman

“Hari ini, alhamdulillah, kita dapat bertemu di milad Ansor  ke 83 untuk meneguhkan kembali semangat & teladan ulama dalam menjaga harmoni dalam bingkai kedaulatan NKRI”

Agenda Banser Ngopi Samo Aswari ini juga di warnai oleh harapan para anggota Banser. Salah seorang anggota banser dari Musirawas berharap menaruh harapan kepada Aswari, jika kelak terpilih menjadi Gubernur Sumsel, hendaknya juga ikut memikirkan nasib banser dalam konteks pemberdayaan ekonomi. Sebab, selama ini banser belum memiliki pola pemberdayaan yang dapat berimbas pada peningkatan kesejahteraan anggota.

Bak gayung bersambut, harapan tersebut langsung di jawab oleh Aswari dengan menawarkan konsep community development. Ketua Gerindra Provinsi Sumsel tersebut menambahkan, tak ada organisasi yang memiliki marwah organisasi sehebat banser, inilah modal yang paling berharga dalam upaya peningkatan capacity building, dan human resource.

“Saya lahir dari keluarga Nahdliyin, terkait masukan dari Banser Muratara, tentu akan kita pikirkan solusi bersama. Namun, kata kuncinya adalah Banser hendaknya di bekali soft skill, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan”pungkasnya.(sep)

LEAVE A REPLY