Bank Mualamat Bidik 13 Juta Haji Milenial

0
162

RADAR PALEMBANG – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membidik potensi pembiayaan program haji muda atau Gerakan MINA (Mari Tunaikan Haji Selagi Muda). Hal ini dilakukan untuk memperluas bisnis perusahaan. Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi memperkirakan ada sekitar 13 juta anak muda yang membutuhkan pembiayaan haji.

Dengan asumsi biaya haji sekitar Rp35 juta per jemaah, maka pangsa pasar pembiayaan haji untuk segmen milenial ini bisa lebih dari Rp400 triliun. Keuntungan program pembiayaan ini bagi anak muda, lanjut Purnomo, adalah mempersingkat antrean calon jamaah ibadah haji.

Ia menengarai, biasanya, calon jamaah haji di Indonesia harus menabung terlebih dahulu hingga memiliki dana sekitar Rp25 juta untuk dapat mendaftar dan masuk ke dalam antrean keberangkatan ibadah haji.

“Melalui pembiayaan dari bank dibandingkan dia menabung, keuntungannya adalah pada hari dia menabung di bank pada hari itu juga dia terdaftar sebagai antrian haji jadi sangat mempersingkat antrian,” tuturnya usai Focus Group Discussion (FGD) MINA Bank Muamalat bersama BPKH, Kamis (2/7/2020).

MINA adalah gerakan nasional yang bertujuan untuk menumbuhkan keinginan menabung biaya berhaji sejak dini khususnya dari kalangan generasi milenial. Gerakan ini berangkat dari fakta hasil riset di lapangan dimana 75 persen pendaftar haji baru mendaftar saat usianya di atas 40 tahun. Dengan masa tunggu yang kini mencapai rata-rata 21 tahun maka dipastikan usia calon jemaah berada di kisaran 60 tahun saat melaksanakan ritual haji.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana menyatakan perusahaannya siap menjadi mitra BPKH dalam program MINA. Selain itu, Bank Muamalat juga memiliki program dan produk yang dapat disinergikan dengan gerakan Haji Muda seperti Tabungan Haji & Umrah serta kartu debit ihram.

Tabungan Hijrah Haji menawarkan solusi lengkap untuk perjalanan ibadah haji dan terhubung langsung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama.

Sedangkan ihram adalah kartu debit yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bertransaksi para jamaah Indonesia saat beribadah haji dan umrah di Arab Saudi. “Penabung kami sekarang punya 1,5 juta, karena fokus di segmen itu (haji dan umroh), setengah merupakan penabung haji dan umroh dan merupakan kontributor terbesar bagi Bank Muamalat,” ungkap Achmad. (fin)

LEAVE A REPLY