ATM Berlogo Visa dan Master Card Bisa Gesek di Arab Saudi

0
9043

 

RADAR PALEMBANG – Jamaah calon haji (JCH) yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini, bisa memanfaatkan jasa perbankan untuk melakukan transaksi. Baik itu melakukan pembayaran hingga tarik tunai dengan syarat atm yang digunakan harus berlogo VISA atau Master Card.

Namun, dari sekian banyak jamaah yang akan menunaikan ibadah haji, masih sangat minim menggunakan ATM untuk melakukan transaksi di Arab Saudi, padahal bertransaksi menggunakan ATM lebih murah ketimbang menukar uang di Money Changer.

Kepala Bank Mandiri kantor Wilayah II Palembang, Satria di dampingi Manager Bisiness Development Manager Surya Pamilsus menyebut, transaksi di ATM berlogo Visa Master belum terlalu besar. Karena kebanyakan JCH membawa uang riyal secara cash.

JCH berpendapat, bahwa uang riyal lebih aman dan belanja bisa langsung. Padahal, dari sisi benefit selisih kurs ATM dengan money changer jauh lebih kecil. Meski tidak merinci total selisihnya, dia memastikan biayanya jauh lebih murah. Satria mencontohkan, JCH sebelum berangkat kebanyakan langsung menukar riyal dalam jumlah banyak. Lalu sampai di arab Saudi, mereka belanja dan kebanyakan ketika pulang masih ada sisa riyal, lalu kembali ditukar di money changer.

“Jadi mereka bolak balik menukar di money changer, selisih biaya kurs riyal terbilang besar. Pergi bawa riyal, lalu pulang bawa sisa riyal, kemudian di sini ditukar lagi, justru ini kurang efektif,” katanya.

Llebih efektif jika JCH memanfaatkan ATM-ATM di Arab Saudi. Semua nasabah bank Mandiri bisa memanfaatkan ATM yang ada logo visa di semua ATM Arab Saudi untuk melakukan tarik tunai. Jemaah juga bisa bertransaksi di semua EDC atau merchant berlogo Visa.

“Untuk tarik tunai di ATM memang dikenakan biaya administrasi Rp 20 ribu persekali transaksi. Tapi ini jauh lebih murah dibandingkan bank lain yang menerapkan. Biaya Administrasi berdasarkan nominal transaksi,” jelasnya.

ATM, sebut dia, juga bisa digunakan untuk transaksi belanja di toko-toko maupun restoran yang mesin EDC-nya berlogo visa. Untuk transaksi di merchant tidak dikenakan biaya.Hal ini banyak yang tidak diketahui nasabah bank Mandiri. Dia juga memastikan selisih kurs dolar yang diterapkan untuk transaksi pada mesin ATM dan EDC justru jauh lebih murah dibandingkan penukaran langsung di money changer. Ini karena acuan perbankan pada acuan nilai tukart international. “Selain membawa uang lebih aman, transaksi juga lebih efektif,” ujarnya.

Hampir semua wilayah di Arab Saudi ada ATM dan semua ATM berlogo Visa bisa digunakan untuk menarik tunai. Uniknya, rata-rata ATM di arab saudi beda dengan ATM-ATM di Indonesia. Jika ATM di Indonesia kerap menggunakan satu pecahan saja dalam mesin, justru pada ATM di arab Saudi menggunakan banyak pecahan dalam satu mesin. Makanya, meski transaki yang nominalnya kecil pun tetap bisa. Ini satu benefit lebih yang bisa dirasakan langsung jemaah.

“Kalau di Indonesia, misal mau tarik Rp 200 ribu hanya dua lembar saja untuk pecahan Rp 100 ribu, kalau ATM di arab Saudi, nari 500 riyal, pecahanya bisa macam-macam. Atau hanya tarik 225 riyal pun bisa. Makanya berapapun transaksinya tetap bisa,” pungkasnya. (iam)

LEAVE A REPLY