Askolani Monitoring Pasar, Waspadai Penimbun

0
255
Bupati Banyuasin H Askolani blusukan ke Pasar Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa

RADAR PALEMBANG –  Bupati Banyuasin H Askolani blusukan ke Pasar Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa. Kedatangan Askolani ke pasar tradisonal ini untuk memantau kenaikan harga kebutuhan sembako dan stabilitas harga terkait isu virus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan menjelang bulan Ramadan 1441 H.

Askolani tiba di Pasar Sukomoro sekitar pukul 08.35 WIB dengan mengenakan baju putih. Askolani langsung menyapa para pedagang dan menanyakan dagangan apa menjelang bulan Ramadan ini mengalami kenaikan yang signifikan.

“Dari beberapa hari yang lalu, yang mengalami kenaikan hanya telur, gula dan jahe. Telur harganya Rp 24 ribu per kilogram biasanya Rp 20 ribu, gula  Rp 18 ribu sebelumnya Rp 17 ribu, jahe melonjak dari Rp 30 ribu per kilogram sekarang Rp 40 ribu,” kata Rohmah (56), salah satu pedagang Pasar Sukomoro, kemarin.

Mendengar keluhan pedagang tersebut, Askolani hanya tersenyum. Dia meminta kepada pedagang dan ibu-ibu untuk bersabar. “Sabar ibu-ibu nanti sebentar lagi insya Allah harga bawang, telur, gula dan jahe akan stabil. Insya Allah, semuanya akan stabil jelang Ramadan, mengenai Covid-19 ini kita perbanyak berdoa dan tawakal kepada Allah agar wabah virus ini segera berakhir,” jawab Askolani.

Lebih lanjut Askolani mengharapkan, pihak-pihak tertentu pada saat menjelang bulan Ramadan ini hendaknya jangan menimbun bahan kebutuhan pokok. Jika penimbunan tinggi terjadi secara otomatis harga akan naik.

“Kami mohon jangan sampai ada yang malakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok, jika masih terjadi maka akan diproses secara hukum,” tegas Askolani.

Kemudian Askolani melanjutkan blusukannya ke pedagang ikan dan sayuran. Saat menemui pedagang ikan dan sayuran pedagang menyampaikan tidak ada terjadi kenaikan harga malah terjadi penurunan pada cabai dan bawang.

“Bahan pokok yang berasal dari dalam negeri tidak ada kenaikan, seperti ikan sayur mayur Bumbu-bumbu dapur bahkan cabai dan bawang terjadi penurunan harga,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperindag Lukman menyatakan stok pasar bahan pokok masih lancar dan stabil begitu juga beras. Dan kepada pihak-pihak yang melakukan penimbunan bahan pokok, Dinas Koperindag akan terus melakukan monitoring ke pasar-pasar.

“Untuk beras tetap stabil karena sekarang sedang puncak-puncaknya. Jelang Ramadan akan dilakukan operasi pasar di 10 titik, tidak hanya itu saja kami akan turunkan tim untuk terus memonitoring pasar jelang Ramadan,” ungkapnya. (tri)

 

LEAVE A REPLY